Kesehatan merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi manusia dan merupakan salah
satu modal bagi pelaksanaan pembangunan nasional menuju terciptanya kesejahteraan
warga. Untuk mencapainya, perlu dilakukan suatu usaha kesehatan. , usaha
kesehatan yaitu setiap kegiatan untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan, bertujuan
untuk mewujudkan derajat kesehatan yang optimal bagi warga. usaha kesehatan
diselenggarakan dengan pendekatan pemeliharaan, peningkatan kesehatan (promotif),
pencegahan penyakit (preventif), penyembuhan penyakit (kuratif), dan pemulihan kesehatan
(rehabilitatif), yang dilaksanakan secara menyeluruh, terpadu, dan berkesinambungan
Permasalahan-permasalahan mulai muncul dalam usaha untuk melaksanakan usaha
kesehatan ini . Fakta yang berkembang dewasa ini yaitu kesehatan bukanlah barang murah
yang dapat di beli dan nikmati oleh seluruh lapisan warga. Salah satu contoh yaitu tidak
sedikit uang yang harus dikeluarkan warga untuk melakukan pengobatan atau membeli obat,
padahal obat merupakan salah satu elemen penting dalam melakukan penyembuhan penyakit
(kuratif).
Untuk memenuhi kebutuhan warga kelas menengah ke bawah akan obat.,
pemerintah meluncurkan Obat Generik Berlogo (OGB) pada tahun 1991. lalu pemerintah
juga menerbitkan kebijakan kewajiban penggunaan obat generik bagi institusi layanan medis
pemerintah, melalui Permenkes nomor HK.02.02/Menkes/068/I/2010. Akan namun warga
memiliki asumsi bahwa obat generik yaitu obat kelas dua yang artinya memiliki mutu kurang
bagus. Harganya yang terbilang murah membuat warga tidak percaya bahwa obat generik
sama berkualitasnya dengan obat bermerk. Padahal zat berkhasiat yang dikandung obat generik
sama dengan obat bermerk.
Kurangnya informasi seputar obat generik yaitu salah satu faktor penyebab obat generik
dipandang sebelah mata. Padahal dengan beranggapan demikian, selain merugikan pemerintah,
pihak pasien sendiri menjadi tidak efisien dalam membeli obat.
B. Definisi Obat Generik
Obat generik yaitu obat yang telah habis masa patennya, sehingga dapat diproduksi
oleh semua perusahaan farmasi tanpa perlu membayar royalti. Ada dua jenis obat generik, yaitu
obat generik bermerek dagang dan obat generik berlogo yang dipasarkan dengan merek
kandungan zat aktifnya. Dalam obat generik bermerek, kandungan zat aktif itu diberi nama
(merek). Zat aktif amoxicillin misalnya, oleh pabrik ”A” diberi merek ”inemicillin”, sedang
pabrik ”B” memberi nama ”gatoticilin” dan seterusnya, sesuai keinginan pabrik obat. Dari berbagai
merek ini , bahannya sama: amoxicillin.
1. Zat aktif
Dari sisi zat aktifnya (komponen utama obat) , antara obat generik (baik berlogo
maupun bermerek dagang), persis sama dengan obat paten. Namun Obat generik lebih murah
dibanding obat yang dipatenkan.
2. Mutu
Mutu obat generik tidak berbeda dengan obat paten karena bahan bakunya sama.
Ibarat sebuah baju, fungsi dasarnya untuk melindungi tubuh dari sengatan matahari dan udara
dingin. Hanya saja, modelnya beraneka ragam. Begitu pula dengan obat. Generik kemasannya
dibuat biasa, karena yang terpenting bisa melindungi produk yang ada di dalamnya. Namun,
yang bermerek dagang kemasannya dibuat lebih menarik dengan berbagai warna. Kemasan
itulah yang membuat obat bermerek lebih mahal.
3. Obat Generik Berlogo
Obat Generik Berlogo (OGB) merupakan program Pemerintah negara kita yang
diluncurkan pada 1989 dengan tujuan memberikan alternatif obat bagi warga, yang
dengan kualitas terjamin, harga terjangkau, serta ketersediaan obat yang cukup.
Tujuan OGB diluncurkan untuk memberikan alternatif obat yang terjangkau dan
berkualitas kepada warga. Soal mutu, sudah tentu sesuai standar yang telah ditetapkan
karena diawasi secara ketat oleh Pemerintah. Hanya bedanya dengan obat bermerek lain
yaitu OGB ini tidak ada biaya promosi, sehingga harganya sangat terjangkau dan mudah
didapatkan warga.
Awalnya, OGB diproduksi hanya oleh beberapa industri farmasi BUMN. Ketika OGB
pertama kali diluncurkan, Departemen Kesehatan RI gencar melakukan sosialisasi OGB sampai
ke desa-desa. Saat ini program sosialisasi ini masih berjalan walaupun tidak segencar seperti
pada awal kelahiran OGB. Pada awalnya, produk OGB ini diproduksi untuk memenuhi
kebutuhan obat institusi kesehatan pemerintah dan lalu berkembang ke sektor swasta
karena adanya permintaan dari warga.
OGB mudah dikenali dari logo lingkaran hijau bergaris-garis putih dengan tulisan
"Generik" di bagian tengah lingkaran. Logo ini menunjukan bahwa OGB telah lulus uji
kualitas, khasiat dan keamanan sedang garis-garis putih menunjukkan OGB dapat
digunakan oleh berbagai lapisan warga.
C. Sejarah Obat Generik
Obat Generik Berlogo (OGB) diluncurkan pada tahun 1991 oleh pemerintah yang ditujukan
untuk memenuhi kebutuhan warga kelas menengah ke bawah akan obat. Jenis obat ini
mengacu pada Daftar Obat Esensial Nasional (DOEN) yang merupakan obat esensial untuk
penyakit tertentu. Harga obat generik dikendalikan oleh pemerintah untuk menjamin akses
warga terhadap obat. Oleh karena itu, sejak tahun 1985 pemerintah menetapkan
penggunaan obat generik pada fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah. Mengingat obat
merupakan komponen terbesar dalam pelayanan kesehatan, peningkatan pemanfaatan obat
generik akan memperluas akses terhadap pelayanan kesehatan terutama bagi warga yang
berpenghasilan rendah
Obat paten yaitu obat yang baru ditemukan berdasarkan riset dan memiliki masa paten
yang tergantung dari jenis obatnya. Menurut Undang-Undang No. 14 Tahun 2001 tentang Paten,
masa berlaku paten di negara kita yaitu 20 tahun. Selama 20 tahun perusahaan farmasi ini
memiliki hak eksklusif di negara kita untuk memproduksi obat yang dimaksud, dan perusahaan lain
tidak diperkenankan untuk memproduksi dan memasarkan obat serupa. Setelah berhenti masa
patennya, obat paten lalu disebut sebagai obat generik. Obat generik ini dibagi lagi menjadi
2 yaitu generik berlogo dan generik bermerk (branded generic). Sebenarnya tidak ada perbedaan
zat aktif pada kedua jenis obat generik ini. Perbedaan hanya terletak pada logo dan merek yang
terdapat pada kemasan obat. Obat generik berlogo yaitu obat yang umumnya disebut obat
generik saja sedang obat generik bermerek biasanya menyantumkan perusahaan farmasi yang
memproduksinya.
Sebagai contoh perusahaan X-Farm memiliki hak paten atas produk X-Mox® yang memiliki
kandungan zat aktif Amoksisilin. Karena hak paten ini, tidak ada obat lain dengan kandungan yang
sama di negara-negara yang mengakui paten ini. Jika ada, maka itu merupakan kerjasama khusus
dengan X-Farm. Setelah 20 tahun berlalu, paten ini akan kadaluwarsa dan perusahaan-perusahaan
farmasi lain baru akan dapat memproduksi obat dengan kandungan yang sama. Walaupun
demikian, perusahaan-perusahaan lain ini tidak dapat menggunakan merk dagang X-
Mox® yang tetap menjadi hak milik eksklusif X-Farm. Perusahaan-perusahaan ini dapat
menggunakan nama generik Amlodipine (Obat generik berlogo) atau menggunakan merk sendiri
(Obat generik bermerek).
Meskipun Obat generik berlogo da obat generik bermerek sama-sama merupakan obat
generik, obat generik bermerek memiliki harga jual yang lebih mahal karena harganya ditentukan
oleh kebijakan perusahaan farmasi ini sedang obat generik berlogo telah ditetapkan
harganya oleh pemerintah agar lebih mudah dijangkau warga.
Menurut Permenkes nomor HK.02.02/Menkes/068/I/2010, definisi obat paten yaitu
obat yang masih memiliki hak paten. Obat Generik yaitu obat dengan nama resmi International
Non Propietary Names (INN) yang ditetapkan dalam Farmakope negara kita atau buku standar
lainnya untuk zat berkhasiat yang dikandungnya. Obat generik bermerek/bernama dagang yaitu
obat generik dengan nama dagang yang menggunakan nama milik produsen obat yang
bersangkutan.
D. Arti Logo Generik
Obat Generik Berlogo (OGB) mudah dikenali dari logo lingkaran hijau bergaris-garis putih
dengan tulisan “Generik” di bagian tengah lingkaran. Logo ini menunjukan bahwa OGB telah
lulus uji kualitas, khasiat dan keamanan. sedang garis-garis putih menunjukkan OGB dapat
digunakan oleh berbagai lapisan warga.
E. Undang-Undang tentang Obat Generik
1) Keputusan Menteri Kesehatan Republik negara kita Nomor HK.03.01/Menkes/146/I/2010
Tentang Harga Obat Generik.
2) Peraturan Menteri Kesehatan Republik negara kita Nomor Hk.02.02/Menkes/068/I/2010
Tentang Kewajiban Menggunakan Obat Generik di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Pemerintah.
a) Pasal 2 :
“Fasilitas Pelayanan Kesehatan Pemerintah, Pemerintah Daerah wajib menyediakan obat
generik untuk kebutuhan pasien rawat jalan dan rawat inap dalam bentuk formularium”
b) Pasal 3:
“Dinas Kesehatan Provinsi dan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota wajib menyediakan obat
esensial dengan nama generik untuk kebutuhan Puskesmas dan Unit Pelaksana Teknis
lainnya sesuai kebutuhan”
c) Pasal 4 :
(I) ”Dokter yang bertugas di fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah wajib menulis
resep obat generik bagi semua pasien sesuai indikasi medis”
(II) “Dokter dapat menulis resep untuk diambil di Apotek atau di luar fasilitas pelayanan
kesehatan dalam hal obat generik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak
tersedia di fasilitas pelayanan kesehatan”
d) Pasal 7 :
“Apoteker dapat mengganti obat merek dagang/obat paten dengan obat generik yang
sama komponen aktifnya atau obat merek dagang lain atas persetujuan dokter dan/atau
pasien.”
e) Pasal 8 :
“Dokter di Rumah Sakit atau Puskesmas dan Unit Pelaksana Teknis lainnya dapat
menyetujui pergantian resep obat generik dengan obat generik bermerek/bermerek
dagang dalam hal obat generik tertentu belum tersedia.”
3) Peraturan Pemerintah Republik negara kita Nomor 51 Tahun 2009 Tentang Pekerjaan
Kefarmasian Pasal 24 (b):
“Dalam melakukan Pekerjaan Kefarmasian pada Fasilitas Pelayanan Kefarmasian, Apoteker
dapat mengganti obat merek dagang dengan obat generik yang sama komponen aktifnya
atau obat merek dagang lain atas persetujuan dokter dan/atau pasien”
F. Penandaan pada Obat Generik
Untuk mempermudah pengelolaan obat, pemerintah menetapkan beberapa peraturan
mengenai ”tanda” untuk membedakan jenis-jenis obat yang beredar di wilayah Republik
negara kita . Begitu juga dengan obat generik, walaupun dapat dibeli dengan harga yang relatif
murah, namun pembelian obat-obat generik ini juga tidak sembarangan dan harus sesuai dengan
peraturan perundang-undangan yang berlaku sebagai berikut
1) Kepmenkes RI No. 2380/ASK/VI/83 tentang Tanda Khusus Obat Bebas dan Obat bebas
Terbatas
2) Kepmenkes RI No. 2396/A/SK/VIII/86 tentang Tanda Khusus Obat keras Daftar G.
Berdasarkan ketentuan peraturan ini diatas, maka obat generik juga dapat dibagi
menjadi beberapa golongan yaitu:
1) Obat bebas
Obat bebas yaitu obat tanpa peringatan, yang dapat diperoleh tanpa resep dokter.
Tandanya berupa lingkaran bulat berwarna hiau dengan garis tepi hitam. Adapun contoh obat
generik golongan obat bebas yaitu : Paracetamol®
2) Obat bebas terbatas
Obat bebas terbatas yaitu obat dengan peringatan, yang dapat diperoleh tanpa
resep dokter. Tandanya berupa lingkaran bulat berwarna biru dengan garis tepi hitam.
Adapun contoh obat generik golongan obat bebas terbatas yaitu : Dextrometorphan®
3) Obat keras daftar G
Obat keras daftar G yaitu obat yang dapat diperoleh hanya dengan resep dokter.
Tandanya berupa lingkaran bulat berwarna merah dengan garis tepi hitam dengan huruf K
yang menyentuh garis tepi. Adapun contoh obat generik golongan obat keras daftar G yaitu :
Albendazole®
G. Fakta tentang Obat Generik
Kesadaran warga negara kita akan konsumsi obat generik masih kurang. Hal ini
disebabkan masih adanya anggapan bahwa obat generik yang harganya lebih murah tidak
berkualitas jika dibandingkan dengan obat bermerek. Konsumsi obat generik di negara kita paling
rendah jika dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya. Di Thailand, konsumsi obat generik
mencapai 25% dari penjualan obatnya sedang di Malaysia mencapai 20% pada tahun 2007.
Sepanjang tahun 2007, penjualan obat generik yang dikonsumsi warga negara kita hanya
mencapai 8,7% dari total penjualan obat (Dinas Kesehatan Jawa Barat, 2009) . Harga obat di
negara kita lebih mahal jika dibandingkan dengan harga obat di negara lain sebab harga obat
ini termasuk ke dalam biaya distribusi, rumitnya tata niaga obat, pajak pertambahan nilai,
dan biaya promosi pada para dokter.
Sebenarnya kualitas obat generik tidak kalah dengan obat bermerek lainnya. Hal ini
dikarenakan obat generik juga mengikuti persyaratan dalam Cara Pembutan Obat yang Baik
(CPOB) yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik negara kita (BPOM RI).
Selain itu, obat generik juga harus lulus uji bioavailabilitas/bioekivalensi (BA/BE). Uji ini dilakukan
untuk menjaga mutu obat generik. Studi BE dilakukan untuk membandingkan profil pemaparan
sistematik (darah) yang memiliki bentuk tampilan berbeda-beda (tablet, kapsul, sirup, salep, dan
sebagainya) dan diberikan melalui rute pemberian yang berbeda-beda. Pengujian BA dilakukan
untuk mengetahui kecepatan zat aktif dari produk obat diserap oleh tubuh ke sistem peredaran
darah.
Bila kualitas dari obat generik dan obat bermerek dapat dikatakan sebanding, lalu
mengapa harga obat generik lebih murah? Hal ini dapat disebabkan karena:
1) Harga obat generik dikendalikan pemerintah melalu Keputusan Menteri Kesehatan Republik
negara kita Nomor HK.03.01/Menkes/146/I/2010 Tentang Harga Obat Generik.
2) Obat generik dijual dalam kemasan dengan jumlah besar.
3) Obat generik tidak memerlukan biaya kemasan yang tinggi. Seperti kita ketahui bahwa
perbedaan antara obat bermerek dan obat generik hanya terdapat pada tampilan obat yang
lebih menawan dan kemasan yang lebih bagus sehingga terasa lebih istimewa. Obat generik
kemasannya dibuat biasa, karena yang terpenting bisa melindungi produk yang ada di
dalamnya.
4) Obat generik tidak memerlukan biaya promosi atau iklan
1) Obat Generik yaitu obat dengan nama resmi International Non Propietary Names (INN) yang
ditetapkan dalam Farmakope negara kita atau buku standar lainnya untuk zat berkhasiat yang
dikandungnya.
2) Kualitas obat generik tidak kalah dengan obat bermerek karena obat generik memenuhi
persyaratan dalam Cara Pembutan Obat yang Baik (CPOB) dan lulus uji
bioavailabilitas/bioekivalensi (BA/BE) seperti yang distandarkan oleh BPOM.
3) Harga obat generik lebih murah daripada obat bermerek karena : harga dikendalikan
pemerintah, dijual dalam kemasan dengan jumlah besar, tidak memerlukan biaya kemasan,
dan tidak memerlukan biaya promosi atau iklan.
Obat tradisional yaitu obat-obatan yang diolah secara tradisional, turun-temurun,
berdasar resep nenek moyang, adat-istiadat, kepercayaan, atau kebiasaan
setempat, baik bersifat magic maupun pengetahuan tradisional. Menurut penelitian
masa kini, obat-obatan tradisional memang bermanfaat bagi kesehatan, dan kini
digencarkan penggunaannya karena lebih mudah dijangkau masyarakat, baik harga
maupun ketersediaannya. Obat tradisional pada saat ini banyak dipakai karena
menurut beberapa penelitian tidak terlalu menyebabkab efek samping, karena
masih bisa dicerna oleh tubuh.
Beberapa perusahaan mengolah obat-obatan tradisional yang dimodifikasi lebih
lanjut. Bagian dari Obat tradisional yang bisa dimanfaatkan yaitu akar, rimpang,
batang, buah, daun dan bunga. Bentuk obat tradisional yang banyak dijual dipasar
dalam bentuk kapsul, serbuk, cair, simplisia dan tablet.
Kelebihan obat tradisional
Memiliki efek samping yang saling mendukung jika berada dalam satu
ramuan dengan komponen yang berbeda
memiliki efek samping yang relatif rendah
Pada satu tanaman memiliki lebih dari satu efek farmakologi serta lebih
sesuai untuk penyakit-penyakit yang diakibatkan pertukaran zat di dalam
tubuh dan keturunan.
Kekurangan obat tradisional
Takaran harus tepat. Jika tidak tepat, obat tradisional bisa tidak aman bagi
tubuh dan kesehatan manusia.
Harus tepat memilih jenis obat sesuai dengan riwayat kesehatan masing-
masing, sehingga tidak menimbulkan efek samping yang membahayakan
jiwa.
Bahan baku obat tradisional
Bahan baku obat tradisional bisa didapatkan dari hewan maupun tumbuhan.
Namun, sumber obat tradisional yang banyak dikembangkan berasal dari
tumbuhan.
Sebab, tumbuhan mudah dibudidayakan, ramah lingkungan, dan hampir seluruh
bagian yang terdapat pada tumbuhan (mulai dari akar, umbi, batang, kulit, daun,
biji, dan bunga) berkhasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit.
Cara memilih obat tradisional
Obat tradisional sudah banyak yang dikemas dalam bentuk kapsul, jamu, tablet,
obat gosok, krim atau cemilan. Namun tentu saja,kita harus selektif memilihnya
sebab banyak obat tradisional di pasaran yang sudah dicampur dengan bahan-
bahan kimia berbahaya.
Ada baiknya juga, kita berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter atau ahli
tanaman obat untuk memastikan bahwa obat tradisional yang kita peroleh aman
untuk dikonsumsi.
Adapun obat yang terjamin kualitasnya berasal dari kebun tanaman obat yang
tetap dan memakai teknologi standar yang menjamin mutu bahan baku dan
proses penanaman dan pengolahannya tetap terjaga. Selain itu, khasiat obat
ditentukanjuga oleh kandungan kimiawi bahan bakunya (tanaman obat).
Cara mengkonsumsi obat tradisional
Dosis tepat
Cara penggunaan tepat
Waktu mengkonsumsi tepat
Pemilihan bahan baku tepat sesuai dengan penyakit yang diderita
Bahan baku obat benar dan tepat
Obat Tradisional dan Penggolongannya
Obat tradisional berupa herbal dapat digolongkan menjadi 3 macam, antara lain:
Jamu.
Obat bahan alam yang sediaannya masih berupa simplisia sederhana. Khasiat dan
keamanannya baru terbukti secara empiris secara turun-temurun. Bahan-bahan
jamu umumnya berasal dari semua bagian tanaman, bukan hasil ekstraksi/isolasi
bahan aktifnya saja.
Herbal terstandar.
Bentuk sediaan obat sudah berupa ekstrak dengan bahan dan proses pembuatan
yang terstandarisasi. Herbal terstandar harus melewati uji praklinis seperti uji
toksisitas (keamanan), kisaran dosis, farmokologi dimanik (manfaat), dan
teratogenik (keamanan terhadap janin).
Fitofarmaka.
Herbal terstandar yang sudah melewati uji klinis (telah diujikan pada manusia).
Macam-macam dan kegunaan obat-obat tradisional
Di bawah ini beberapa obat tradisional berserta keterangan kandungan, manfaat,
dan catatan penting yang harus diperhatikan dalam mengkonsumsinya.
Pegagan
Kandungan : asiatikosida, brahmic acid, Na, Ca, Fe, Gula, Vitamin B,
Karotenoid, Garam, Tatin, Resin, Mucilage, Centellose, dan lain-lain
Manfaat : mengatasi maag, hipertensi, stroke, memberikan nutrisi otak,
mempercepat penyembuhan luka, mempercepat proses detoksifikasi,
pencegah flu burung, lepra, campak, hepatitis, amandel, cacingan,
mengatasi demam, dan lain-lain.
Temulawak
Kandungan : kurkumin dan minyak atsiri (phelandren, kamfer, borneol,
xanthorrhizol, Turmerol, dan Sineal).
Manfaat : meningkatkan nafsu makan, menurunkan panas, membersihkan
darah, merangsang produksi ASI, antiradang, melancarkan air seni,
membunuh kuman, dan anti keracunan empedu.
Minyak Ikan
Kandungan : sumber EPA dan DHA, Asam Omega 3.
Manfaat : mencegah penyumbatan pembuluh darah, untuk pertumbuhan dan
perawatan jaringan tubuh, melancarkan peredaran darah, mengurangi faktor
penyebab cardiovaskular serta menurunkan kolesterol, membantu
meningkatkan kecerdasan otak janin, mengurangi resiko penyakit jantung,
meningkatkan nafsu makan anak, dan lain-lain.
Catatan : tidak disarankan mengkonsumsi minyak ikan secara berlebihan
karena akan menurunkan kadar vitamin E, menyebabkan keracunan Vitamin
A dan Vitamin D pada tubuh.
Aneka Resep Obat Tradisional Asli Indonesia
Penurun panas, batuk, dan pilek
Parut bawang merah, tambahkan minyak telon, lalu balurkan pada punggung
sampai bagian pantat sambil sedikit diurut. Juga pusar dan ubun-ubun. Untuk
ramuan minum: air kelapa satu cangkir ditambah 1 sendok teh madu, aduk, lalu
kukus. sesudah dingin, berikan pada anak sebanyak 3 sendok teh setiap 2 jam
sekali. Ramuan ini diberikan untuk bayi 8 bulan ke atas. Bila usia anak di bawah 8
bulan, cukup dengan pemberian ASI atau ibunya yang minum ramuan ni .
Pada anak yang agak besar, gunakan ramuan minum berupa air kunyit dan madu.
Setengah sampai satu ruas jari kunyit yang sudah bersih dibakar, dikerik kulitnya,
diparut, lalu diberi air matang 1/2 cangkir, peras, lalu diendapkan. Campur
bagian air kunyit yang tanpa endapan dengan kocokan 1 butir kuning telur dan 1
sendok makan madu, lalu disuapkan pada anak. Ramuan ini bisa untuk
penurun panas seperti pada sakit cacar air, flu, atau apa saja.
Perut kembung
Parut bawang merah dan tambahkan minyak telon. lalu tapelkan bawang
yang sudah diparut ni di bagian pusar. Bisa juga, gunakan daun jarak pagar
yang dihangatkan. Olesi dengan minyak kelapa, pilin-pilin, lalu tempelkan pada
pusar si kecil.
Diare
Sediakan 1/2 jari kunyit yang sudah bersih dibakar, dipotong-potong, 7 pucuk daun
jambu biji, air 2 gelas, dan garam 1/4 sendok teh, rebus dengan api kecil. Minum
airnya, 1 sendok teh satu jam sekali. Untuk mengusir gas, maka pusarnya ditapeli
dengan parutan bawang merah yang sudah diberi minyak telon. Untuk anak yang
sudah agak besar, boleh juga dengan mengunyah halus pucuk daun jambu klutuk
yang sudah bersih ditambah garam lalu ditelan.
Muntah-muntah
Muntah bisa disebabkan perut mual atau kembung. Sediakan 1/2 sendok teh
ketumbar, 3 butir kapulaga, 5 butir adas hitam, dan air setengah gelas. lalu
direbus. sesudah dingin, berikan ke anak sedikit-sedikit, sesering mungkin atau 2
jam sekali.
Boleh juga dibuatkan air beras kencur. Caranya, cuci 1 sendok makan beras dan
direndam sebentar. Sangrai beras ni sampai berwarna kecokelatan, lalu
ditumbuk halus bersama dengan 1 ruas jari kencur, 1 ruas jari kunyit, dan 1/4
sendok teh adas manis. sesudah itu diseduh dengan air panas, tambahkan gula
merah, sedikit garam, dan asam jawa. Saring, lalu diminumkan pada anak agar
tubuhnya hangat.
Batuk
Sediakan air jeruk nipis 1 sendok makan ditambah madu 2 sendok makan dan air
matang 2 sendok makan. Masukkan dalam cangkir dan kukus. sesudah agak dingin,
minumkan pada anak sebanyak 1-2 sendok teh. Berikan sehari 5 kali.
Batuk seratus hari
Sediakan umbi bidara upas sebesar 1/2 jempol yang sudah bersih, parut dan seduh
dengan air panas, lalu aduk-aduk dan dinginkan. Saring dan tambahkan sedikit
madu. Minum sampai habis. Buatlah ramuan ini 3 kali sehari. Bisa juga gunakan
ramuan lidah buaya. Lidah buaya dikupas kulitnya dan ambil bagian dagingnya
sebanyak dua jari, lalu dicacah. Tambahkan air hangat dan madu, lalu
diminumkan pada anak 1-2 kali sehari.
Batuk karena angin atau dahak susah keluar
Sediakan 1 butir bawang merah diparut, 1 ruas jari jahe diparut dan diperas airnya,
7 butir adas manis, 1 ruas jari kunyit diparut dan diperas airnya, 1 sendok makan
air jeruk nipis, dan 1/2 gelas air. Masukkan semua bahan di cangkir, lalu
kukus dan sesudah itu saring. Minum 3 kali sehari masing-masing 2 sendok teh.
Batuk berlendir
Campurkan air jahe 1 sendok makan, air kunyit 1 sendok makan, bawang putih 1
siung diparut, air jeruk nipis 1 sendok makan, madu 1 sendok makan, dan 3
sendok makan air matang, lalu dikukus. Diminumkan 3-4 kali sehari 2
sendok teh.
Pilek
Siapkan bawang merah yang diparut, lalu tapelkan pada tulang leher ketujuh
(bagian tengkuk) dan ubun-ubun anak sesudah sebelumnya diolesi minyak kayu
putih. Beri juga minuman yang hangat-hangat, seperti minuman beras kencur.
Selain itu, jemur anak di bawah sinar matahari pagi sekitar jam 7 atau di bawah
jam 9 pagi. Panaskan bagian dada seperempat jam dan lalu punggung
seperempat jam. Ini bisa dilakukan sambil jalan-jalan pagi.
Mata bintitan
Ambil getah dari batang tanaman patikan kebo atau getah dari batang pohon
meniran. Tempelkan sedikit pada kapas, lalu oleskan pada bagian bintitnya, sedikit
saja, jangan sampai terkena mata.
Mata merah
Taruh 3 lembar daun sirih yang sudah dicuci bersih pada wadah mangkok. Seduh
dengan air panas. sesudah airnya dingin, minta anak untuk mengedip-ngedipkan
matanya dalam air ni .
Sariawan
Ambil sebuah tomat matang, seduh dengan air panas dan kupas kulitnya. Haluskan
tomat ni dengan memakai sendok, saring dan tambahkan sedikit gula.
Beri anak minumam sari tomat ni .
Tak nafsu makan
Menurut Endah, hilangnya nafu makan dapat disebabkan cacingan atau hal lain
seperti masuk angin. Cara mengatasinya, bersihkan 1 lembar daun jarak pagar,
sesudah itu hangatkan sebentar di atas tutup panci. Beri olesan minyak kelapa pada
daun ni dan dipilin, lalu tempelkan daun ni di atas pusar anak,
yang sebelumnya sudah diolesi dengan minyak telon.
Bila usia anak sudah lebih dari setahun, coba berikan ramuan 1 telapak tangan
daun pepaya, 1 ruas jari temu hitam/temu ireng, seruas jari tempe bosok (tempe
kemarin), dan sedikit garam. Semua bahan ditumbuk halus, lalu peras pakai kain
dan masukkan ke mulut anak. "Khasiat temu hitam untuk mengeluarkan cacing,
sedangkan daun pepaya untuk menambah nafsu makannya, dan tempe bosok
untuk stamina atau kekuatan tubuhnya.
Untuk menambah nafsu makan anak bisa juga dengan ramuan: 1 ruas jari
temulawak, gula merah, air secukupnya, dan sedikit garam, lalu rebus dan
saring. Minumkan pada anak 1-2 sendok makan sehari
Mimisan
Selembar daun sirih yang sudah dicuci bersih dipilin dan disumpalkan ke hidung
anak. Untuk pengobatan dari dalam tubuh lakukan dengan ramuan: 1/2 jempol
umbi bidara upas yang sudah bersih diparut dan diseduh dengan 1 cangkir air
panas, lalu disaring, dan sesudah dingin diminumkan ke anak ditambah sedikit
madu.
Benjol karena benturan
Rendam 1 sendok makan beras. Tumbuk bersama kencur dan beri sedikit garam.
sesudah halus, tempelkan ke bagian yang benjol.
Bisa juga diberi ramuan: bawang putih diparut dan diberi ramuan: bawang putih
diparut dan diberi madu, sesudah itu dioleskan ke bagian yang benjol.
Keringat buntet
Sesering mungkin dibedaki tepung kanji.
Congekan
Cuci bersih 3 lembar daun miana atau 7 lembar daun samiloto segar atau lengkuas
merah muda, lalu tumbuk halus. Peras pakai kain bersih dan teteskan air
perasannya ke telinga. Lakukan dua kali sehari, masing-masing 3 tetes.
Panu
Dua jari langkuas merah diparut dan diberi sedikit cuka, oles-oleskan pagi dan sore
atau malam hari pada bagian tubuh yang berpanu ni .
Koreng atau borok kepala
Batang brotowali dipotong-potong sebanyak 5 jari. Rebus dengan sedikit air,
oleskan pada bagian kepala.
Bisa juga diberi ramuan: daun brotowali, parutan kunyit dan sedikit garam
ditumbuk halus. Oleskan ke kepala. Boleh juga hanya dengan kunyit saja.
Sakit gigi
Bawang putih diparut, ditambah sedikit garam, lalu sumpal ke gigi yang sakit
karena berlubang.
Digigit nyamuk
Hilangkan bekas gigitannya dengan tanaman sambiloto yang diremas-remas dan
dioleskan ke bagian bekas gigitan ni . Kalau tak ada sambiloto bisa dipakai
minyak sereh.
Asma
Sepuluh siung bawang putih diparut, ditambah madu 1 gelas, lalu dikukus.
Berikan pada anak sebanyak 1 sendok teh, dua kali sehari. Bisa juga, 10 siung
bawang putih diparut, 1 ons gula batu, direbus bersama 1 gelas air.
Luka-luka berdarah
Cuci bersih daun jambu biji atau daun bandotan, lalu remas-remas. Tapelkan
pada luka ni . Darah akan berhenti segera.
Keracunan
Minum air kelapa hijau muda 3 kali sehari 1/4 gelas.
Biduran atau kaligata
Balurkan tubuh dengan minyak telon, minyak kayu putih atau minyak tawon. Untuk
ramuan minum: 1 jari temulawak dipotong-potong, beri sedikit gula merah, dan
garam direbus dengan 1 gelas air. Saring dan bila sudah dingin diminumkan 3 kali
sehari 1/4 gelas.
Segudang Khasiat Buah Rambutan
Rambutan merupakan sebagian tumbuhan yang banyak manfaat. Seluruh belahan
dari tumbuhan ini, mulai kulit, daun, biji, hingga akar, bisa berguna menjadi obat.
Daya tawarnya pula menakjubkan. Demam, uban, disentri, sariawan, hingga
kencing manis, mampu luntur melalui resep yang benar.
Berbagai macam rambutan yang besar di Indonesia: Ropiah, simacan, sinyonya,
lebakbulus, dan binjei. Buat menggandakan /pembiakan bisa diperbuat melalui biji,
tempelan tunas, maupun dicangkok.
Bagian tumbuhan yang berguna: Kulit buah, kulit kayu, daun, biji, dan akarnya.
Uraian kegunaannya ialah sebagai berikut:
Kulit buah: Buat menangani disentri, demam
Kulit kayu: Buat menangani sariawan
Daun: Buat menangani diare dan menggelapkan rambut
Akar: Buat menangani demam
Biji: Buat menangani kencing manis (diabetes melitus)
Buat obat yang diminum, tak terdapat dosis rekomendasi. Amati sampel aplikasi.
Buat penggunaan luar, giling daun hingga lumat, lalu tambahkan sedikit air.
Pakai air perasannya buat menggelapkan rambut yang ubanan.
Sampel – sampel penggunaan:
Disentri. Bilas kulit buah rambutan (10 buah), belah-belah secukupnya. Tambahkan
3 gelas minum air bersih, lalu rebus hingga airnya tersisa setengahnya.
Sesudah ,dingin, saring & minum sehari 2 kali, tiap-tiap 3 perempat cangkir.
Demam. Bilas kulit buah rambutan yang sudah dijemur (15 g). Tambahkan tiga
gelas air bersih, lalu rebus hingga bergolak kurang lebih 15 menit. Selepas
dingin, saring dan minum 3 kali sehari, tiap-tiap sepertiga bagian.
Menggelapkan rambut ubanan. Bilas daun rambutan seperlunya, lalu
menumbuk hingga lumat. Tambahkan sedikit air sambil diaduk merata hingga jadi
adukan serupa bubur. Peras dan saring memakai sepotong kain. Pakai air
yang terkumpul buat membasuh rambut kepala. Jalani tiap hari hingga kelihatan
akhirnya.
Kencing manis. Gongseng biji rambutan (lima biji), lalu menggiling hingga
jadi bubuk. Tuang air panas memakai 1 gelas air panas. Sesudah dingin,
minum airnya semuanya. Jalani 1–2 kali dalam satu hari
Sariawan. Bersihkan kulit kayu rambutan 3 ruas jari), lalu rebus
memakai 2 cangkir air bersih hingga tinggal 1 gelas. Pakai buat berkumur
selagi hangat
Manfaat Jeruk Nipis untuk menurunkan Kolesterol
Jeruk nipis telah populer mempunyai beragam manfaat bagi kesehatan.
Diantaranya yaitu di hubungannya bagi menyembuhkan kadar kolesterol atau kadar
lemak dalam darah.
Inilah tips-triknya:
Seleksi jeruk nipis yang fresh lalu bilas melalui bersihBagi jeruk nipis jadi
empat belahan, lalu potong kecil-kecilMasukkan potongan sebelumnya
kedalam gelas.
Potongan jeruk nipis sebelumnya ialah potongan yang komplit bersama kulit
nyaTuang air panas sampai penuh, sesudahnya tutup rapatNanti sekitar 30 menit,
lalu minum hingga habisJalani dengan berkala, sehari 2 kali pagi dan
malamBerasaskan eksperimen, kulit jeruk nipis mempunyai minyak yang
berkhasiat bagi kesahatan.
Disamping itu, jeruk nipis tak memicu nyeri di lambung.
Obat Tradisional untuk Darah Tinggi
Hipertensi ataupun darah tinggi berkaitan dekat dengan meningkatnya serangan
jantung dan stroke. Asal muasal tekanan darah tinggi ini yaitu terdapat pembekuan
dan penghambatan nadi. Pembuluh darah yang sakit jadi kecil, jadi jantung
membutuhkan tekanan yang makin banyak agar memompa darah ke pembuluh
darah.
Sebagian obat natural yang manfaatnya bisa menurunkan malahan menyembuhkan
penyakit darah tinggi ini yaitu :
1. Daun Salam (Syzigium polyanthum)
Manfaat : Mengurangi koesterol dan tekanan darah tinggi, mengurangi jumlah gula
darah tinggi.
2. Rumput Laut (Laminaria japonica)
Manfaat : Membuat normal tekanan darah, menyembuhkan kolesterol tinggi,
menghambat aterosklerosis.
3. Ketimun
Kegunaan: Jumlah mineral potassium yang banyak berkhasiat buat menurunkan
tekanan darah yang tinggi, juga berkhasiat pula bagi menurunkan batu ginjal
4. Blewah
Manfaat: Sebanding dengan ketimun yang banyak dengan kandungan potassium,
baik agar menurunkan tekanan darah tinggi dan pula baik bagi problem
ginjal/kandung kemih
Sebagian buah/tumbuhan yang memiliki kandungan sebanding dengan
ketimun/blewah: Peach atau persik, strawberi, raspberi, daun turnip dan wheat
grass.
5. Mengkudu (Morinda citrifolia L.)
Faedah : Menyembuhkan kolesterol tinggi, mengurangi tekanan darah tinggi,
menyembuhkan kadar gula darah
6. Temu Hitam (Curcuma aeruginosa Roxb.)
Hasil : Membuat lancar persebaran dan mengalirkan gumpalan darah,
menormalkan racun di badan.
7. Bawang Putih
Faedah: Menyembuhkan tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi, meleburkan
aglutinasi darah
8. Bawang Bombay
Manfaat: Memiliki manfaat yang sebanding dengan bawang putih
Obat Tradisional Menghaluskan Muka Yang Kasar dan Berbintik-
Bintik Hitam
Muka atau wajah yang bersih; halus dan segar yaitu dambaan tiap orang,
terutama mereka-mereka yang masih gadis atau perjaka. Hal ini tidaklah
mengherankan, karena sudah merupakan sifat manusia yaitu Jngin tampil menarik
dan dipuji orang lain.
Pada halaman yang telah lalu sudah diterangkan bagaimana cara menghilangkan
noda-noda hitam yang ada di wajah. Namun kalau Anda ingin mencoba resep yang
lain, maka inilah obat nya :
-Ambil ketimun yang masih segar, lalu cuci hingga bersih.
- lalu parutlah timun tesebut dan peraslah untuk diambil airnya.
- Gunakan air perasan ni untuk mencuci muka atau wajah setiap hendak
tjdur, baik siang maupun malam. Dan selesai tidur, cucilah wajah Anda ni
dengan air hangat-hangat kuku.
Dengan cara seperti disebutkan diatas, niscaya wajah Anda yang semula kasar dan
berbintik-bintik hitam akan menjadi halus, ber¬sih, dan berseri-seri.
Cara Yang Mudah dan Mujarab Untuk Menyembuhkan Penyakit
Lever
Penyakit lever atau biasa disebut dengan penyakit kuning, yaitu penyakit yang
menyerang hati manusia. Orang menyebut penyakit ini dengan sebutan penyakit
kuning mungkin karena diantara tanda-tandanya yaitu bola mata yang tampak
berwarna kuning dan tidak putih sebagai mana biasanya.
Untuk menyembuhkan penyakit ini diperiukan waktu yang cukup lama, dan
penderitanya dianjurkan untuk banyak beristirahat. Sehingga dengan demikian si
penderita tidak dapat bekerja sebagai-mana biasanya, sedangkan pengobatannya
membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
Karena itu apabila Anda termasuk orang yang berkantong tipis, maka obati saja
dengan resep yang dapat Anda buat sendiri. Selain murah dan mudah, juga resep
ini sudah terbukti kemajuannya.
Caranya:
- Petiklah beberapa lembar daun sukun yang sudah tua, lalu cuci hingga bersih.
- sesudah itu Anda rebus dengan air secukupnya sampai berwarna
merah tua.
- Bila sudah dingin, minumlah airnya. Lakukan setiap hari 2 kali, yaitu tiap pagi
dan sore dengan dosis sekali minum 1 gelas.
Cobalah dan Anda akan merasakan hasilnya.
Tubuh Segar dengan Buah Pala
Buah pala telah populer ketika dahulu kala mempunyai beragam jenis faedah dan
khasiat, mulai rempah-rempah masakan hingga dengan obat alami bagi beragam
jenis penyakit. Buah pala dari Indonesia, teristimewa yang diproduksi dari pulau
Banda Neira ialah buah pala dengan mutu terhebat di dunia.
Inilah sebagian faedah buah pala bagi aktivitas manusia:
Menjadi resep masakan: Buah pala yaitu penyedap juga pengawet alami
Bagi Kesehatan:
Penyembuh sakit gigi
Materi yang terdapat di minyak pala menunjang memunahkan bakteri di mulut
yang membuat gigi bolong. Buat mengurangi rasa sakit di gigi/gusi, balurkan kira-
kira tetesan minyak pala ke gusi yang sakit sambil dipijat.
Penyembuh sakit perut
Senyawa natural yang terdapat di buah pala ini berfungsi menunjang fluensi
saluran pencernaan, tak heran ketika dahulu pala telah di kenal bagi menangani
problem diare, perut gembung dan gangguan pencernaan lainnya.
Obat tidur
Buat menangani problem tidur, tuangkan beberapa pala abu ke segelas susu panas
kuku.
Melenyapkan jerawat dan noda
Tubuk buah pala hingga lembut lalu jadikan satu bersama susu whole milk ,
campur sampai berwujud pasta. Gunakan ke bagian muka yang mempunyai
problem, biarkan kira-kira menit, lalu bilas muka seperti biasa.
Obat Tradisional Penurun Panas
Untuk menurunkan panas anak sebenarnya banyak tanaman di sekitar lingkungan
kita yang dapat dijadikan obat tradisional. Hal ini dimaksudkan jika persediaan obat
penurun panas sudah habis, sementara anak mendadak panas tengah malam. Dan
yang paling penting yaitu dosis yang diberikan harus sesuai dengan dosis anak-
anak. Selamat mencoba.
1. Kunyit (Curcuma longa)
Memiliki kandungan minyak atsiri, curcumin, turmeron dan zingiberen yang dapat
bermanfaat sebagai antibakteri, antioksidan, dan antiinflamasi (anti-peradangan).
Caranya: Cuci bersih 10 gram umbi kunyit. Parut dan tambahkan 1/2 gelas air
panas, aduk rata. sesudah dingin, peras, ambil sarinya. Tambahkan dengan perasan
1/2 buah jeruk nipis. Campur dengan 2 sdm madu bunga kapuk, aduk rata. Bagi
menjadi 3 bagian campuran madu dan kunyit ini, lalu berikan 3 kali sehari.
2. Sambiloto (Andrographis paniculata)
Memiliki kandungan andrografolid lactones (zat pahit), diterpene, glucosides dan
flavonoid yang dapat menurunkan panas.
Caranya: Rebus 10 gram daun sambiloto kering, 25 g umbi kunyit kering (2,5 ibu
jari), dan 200 cc air. Rebus hingga mendidih dan airnya tinggal 100 cc, lalu
saring. sesudah hangat, tambahkan 100 cc madu bunga kapuk atau mahoni, aduk
rata. Bagi menjadi 3 bagian, berikan 3 kali sehari.
3. Temulawak (Curcuma xanthorhiza Roxb.)
Temulawak memiliki zat aktif germacrene, xanthorrhizol, alpha betha curcumena,
dan lain-lain. Temulawak sejak dahulu banyak dipakai sebagai obat penurun
panas, merangsang nafsu makan, mengobati sakit kuning, diare, mag, perut
kembung dan pegal-pegal.
Caranya : Cuci bersih 10 gram rimpang temulawak. Parut dan tambahkan 1/2 gelas
air panas, aduk rata. sesudah dingin, peras, ambil sarinya. Campur dengan 2 sdm
madu bunga kapuk, aduk rata. Bagi menjadi 3 campuran madu dan temulawak,
lalu berikan 3 kali sehari.
4. Bawang merah (Allium cepa L.)
Bawang merah sering dipakai sebagai bumbu dapur. Memiliki kandungan
minyak atsiri, sikloaliin, metilaliin, kaemferol, kuersetin, dan floroglusin.
Caranya: Kupas 5 butir bawang merah. Parut kasar dan tambahkan dengan minyak
kelapa secukupnya, lalu balurkan ke ubun-ubun dan seluruh tubuh.
6. Air kelapa muda
Air kelapa muda banyak mengandung mineral, antara lain kalium. Pada saat panas,
tubuh akan mengeluarkan banyak keringat untuk menurunkan suhu tubuh. Untuk
menggantikan keringat yang keluar, perbanyaklah minum air kelapa.
Obat tradisional yaitu bahan atau ramuan yang berupa bahan tumbuhan,bahan
hewan, bahan mineral, sediaan galenik atau campuran dari bahan-bahanini , yang
secara tradisional telah dipakai untuk pengobatan berdasarkanpengalaman. Obat
tradisional dibuat atau diramu dari bahan tumbuh-tumbuhan,bahan hewan, sediaan
sarian (galenik), atau campuran bahan-bahan ini . Obat tradisional secara turun-
temurun telah dipakai untuk kesehatan berdasarkanpengalaman. Obat tradisional
telah dipakai oleh berbagai aspek warga mulai dari tingkat ekonomi atas sampai
tingkat bawah, karena obat tradisionalmudah didapat, harganya yang cukup terjangkau
dan berkhasiat untuk pengobatan, perawatan dan pencegahan penyakit (Dirjen POM,
1994).
Untuk meningkatkan mutu suatu obat tradisional, maka pembuatan obattradisional
haruslah dilakukan dengan sebaik-baiknya mengikutkan pengawasanmenyeluruh yang
bertujuan untuk menyediakan obat tradisional yang senantiasamemenuhi persyaratan
yang berlaku. Keamanan dan mutu obat tradisionaltergantung dari bahan baku,
bangunan, prosedur, dan pelaksanaan pembuatan,peralatan yang dipakai ,
pengemasan termasuk bahan serta personalia yangterlibat dalam pembuatan obat
tradisional (Dirjen POM, 1994).
Bahan-bahan ramuan obat tradisional seperti bahan tumbuh-tumbuhan,bahan hewan,
sediaan sarian atau galenik yang memiliki fungsi, pengaruh serta khasiat sebagai obat,
dalam pengertian umum kefarmasianbahan yang dipakai sebagai simplisia. Simplisia
yaitu bahan alamiah yangdipergunakan sebagai obat yang belum mengalami
pengolahan apapun juga dankecuali dinyatakan lain berupa bahan yang dikeringkan
(Dirjen POM, 1999).
Alat kesehatan meliputi barang, instrumen atau alat lain yang termasuk tiap
komponen, bagian atau perlengkapannya yang diproduksi, dijual atau dimaksudkan
untuk dipakai dalam pemeliharaan dan perawatan, diagnosis, pemulihan, perbaikan,
penyembuhan dan lain-lain (
A. Obat Herbal Terstandar (OHT)
1. Definisi
Obat Herbal Terstandar yaitu obat tradisional yang disajikan dari ekstrak atau
penyarian bahan alam yang dapat berupa tanaman obat, binatang, maupun mineral.
Produk ini telah ditunjang dengan pembuktian ilmiah berupa penelitian-penelitian pre-
klinik (uji pada hewan) dengan mengikutistandar kandungan bahan berkhasiat, standar
pembuatan ekstrak tanaman obat, standar pembuatan obat tradisional yang higienis,
dan uji toksisitas akut maupun kronis.
Logo OHT
2. Ketentuan Obat Herbal Terstandar
a) Obat Herbal Terstandar sebagaimana dimaksud dalam pasal 1 butir b harus
mencantumkan logo dan tulisan “OBAT HERBAL TERSTANDAR”
b) Logo sebagaimana dimaksud pada Ayat (1) berupa “JARI – JARI DAUN (3
PASANG) TERLETAK DALAM LINGKARAN”, dan ditempatkan pada
bagian atas sebelah kiri dari wadah /pembungkus /brosur
c) Logo (jari – jari daun dalam lingkaran) sebagaimana dimaksud pada ayat (2)
dicetak dengan warna hijau di atas dasar warna putih atau warna lain yang
menyolok kontras dengan warna logo
d) Tulisan “OBAT HERBAL TERSTANDAR” yang dimaksud pada Ayat (1)
harus jelas dan mudah dibaca, dicetak dengan warna hitam diatas dasar warna
putih atau warna lain yang menyolok kontras dengan tulisan “OBAT HERBAL
TERSTANDAR”
3. Kriteria Obat Herbal Terstandar
a) Aman
b) Klaim khasiat secara ilmiah, melalui uji pra-klinik
c) Memenuhi persyaratan mutu yang berlaku
d) Telah dilakukan standardisasi terhadap bahanbakuyang dipakai dalam
produk jadi.
4. Keunggulam Produk Oht
a) Telah melalui standardisasi bahan baku
b) Telah melalui uji toksisitas akut dan toksisitas subkronis sehingga aman untuk
dikonsumsi dalam jangka panjang
c) Telah melalui uji manfaat / khasiat sehingga dapat dibuktikan kebenaran
khasiatnya.
d) Mendapatkan pengakuan dan sertiikat dari BPOM
5. Keuntungan Dan Kerugian Obat Herbal Terstandar
a) Harganya terjangkau
b) Efek samping relative kecil bahkan ada yang sama sekali tidak menimbulkan
efek samping jika dipakai secara tepat
c) Reaksinya lambat
d) Memperbaiki keseluruh system tubuh
e) Efektif untuk penyakin kronis yang sesuai diatas dengan obat kimia
6. Mekanisme Obat Herbal Terstandar
a) Obat kimia bekerja secara simptomatis
b) Obat kimia hanya mampu memperbaiki beberapa system tubuh
c) Obat herbal bekerja langsung pada sumbernya dengan memperbaiki
keseluruhan system tubuh yakni dengan memperbaiki sel-sel jaringan, dan
organ-organ tubuh yang rusak serta dengan meningkatkan system kekebalan
tubuh untuk berperang melawan penyakit
7. Contoh Produk Obat Herbal Terstandar
LELAP (SOHO)
a. KOMPOSISI
Valerianae Radix 250 mg, Myristicae semen 115 mg, Eleuthroginseng Radix 100
mg, polygalae Radix 135 mg.
b. INDIKASI
Membantu meringankan gangguan tidur dan meningkatkan kualitas tidur.
c. DOSIS & ATURAN PAKAI
Penggunaan obat 1-2 kaplet perhari, dikonsumsi setelah makan.
d. EFEK SAMPING
Sakit kepala, kegelisahan, penglihatan kabur, dosis besar menyebabkan bradikardi,
aritmia, dan penurunan motilitas usus.
e. KONTRAINDIKASI
Hipersensitivitas, dan penderita gangguan hati.
f. PERHATIAN
Selama menggunakan obat ini jangan mengemudi atau mengoperasikan mesin.
Hindari penggunaan bersama dengan alkohol atau bahan sedatif lain. Hindari
penggunaan pada anak-anak dibawah 12 tahun, wanita hamil dan menyusui.
g. PENYIMPANAN
Simpan dibawah suhu 30˚C dan terlindung dari cahaya.
h. KEMASAN
Dus, 25 Strip @4 kaplet salut selaput
i. KANDUNGAN
a. Valerianae Radix
Valerianae Radix yaitu akar tanaman Valeriana officinalis L. (Valerian).
Valerian merupakan tumbuhan terkenal, sudah lama dipakai secara tradisional
untuk menghilangkan gejala ringan stres mental dan untuk membantu tidur.
Valerian yaitu herbal medisinal untuk menghilangkan ketegangan saraf ringan
dan gangguan tidur. Akar valerian pada dosis sekitar 20 gram (20.000 mg)
menyebabkan gejala benigna yaitu fatigue, kram perut, penebalan dada, yang
tampak pada 24 jam. Valerian tidak boleh dikonsumsi oleh anak-anak di bawah
usia 12 tahun, atau yang alergi terhadap Valerian. Selama memakai Valerian,
tidak disarankan mengkonsumsi obat sedatif lain.
Komponen-komponen biokimia aktif yang terdapat dalam ekstrak valerian
yaitu :
Alkaloid : Actidine, catinine, isovaleramide, valerianine, dan valtrate
Amino Acid : Gamma-aminobutyric acid (GABA), tyrosine, arginine dan
glutamine Valepotriates, esters non-glicoside, acevaltrate,
isovaltrate dan valtrate
Volatile oil : Seskuiterpen dan monoterpen (asam acetoxivalerenic dan
asam valerenic)
Flavanone : Hesperidin, 6-methylapigenin dan linarin.
Khasiat : Sedatif, Hipnotik, Spasmolitik, Karminatif, Hipotensif
Komponen-komponen biokimia aktif lain yang terdapat dalam ekstrak valerian
yaitu Bornyl isovalerate sebagai komponen utama. Minyak atsiri (berkisar 0,2-
2,8%) mengandung Bornyl asetat dan Bornyl isovalerate
b. Myristicae Semen
Myristicae Semenyaitu biji pala. Pala (Myristica fragan Haitt) merupakan
rempah asli negara kita , tepatnya berasal dari Banda dan Maluku. Biji pala
memiliki efek rasa ngantuk, kulit dan selaput lindir kering, gemetaran, hilang
ingatan dan rasa berat di kepala. Jika takaran biji pala terlampau tinggi maka akan
menimbulkan efek merangsang (hampir mendekati keracunan), karena biji pala
menimbulkan efek membius dan menimbulkan rangsangan yang kuat pada urat-
saraf disusul oleh depresi dan tanda-tanda keracunan seperti sakit kepala, kejang,
halusinasi, pusing kepala, runtuh, dan sebagainya.
Asam miristat merupakan komponen utama dalam biji pala, yaitu sekitar 76,6
% kandungan asam miristat dalam biji pala. Komponen lain dalam biji pala dan
fuli terdiri dari minyak atsiri, minyak lemak, protein, selulosa, pentosan, pati,
resin dan mineral-mineral. Minyak atsiri dengan komponen utama monoterpen
hidrokarbon (61 - 88% seperti alpha pinene, beta pinene, sabinene), asam
monoterpenes (5 - 15%), aromatik eter (2-18% seperti, elemicin, safrole). Biji
pala juga mengandung minyak menguap (miristin, pinen, kamfen, dipenten,
safrol, eugenol, iso eugenol dan alcohol), gliserida (asam oleat, borneol dan
giraniol), protein, lemak, pati dan gula, vitamin A, B1 dan C.
c. Eleuthroginseng Radix
Akar ginseng (Eleuthroginseng Radix) berasal dari akar Eleutherococcus
senticosus. Beberapa di antara khasiat ginseng yaitu meningkatkan stamina,
memperlambat proses penuaan, dan untuk kecantikan. Tak hanya itu ginseng juga
mampu membasmi keluhan-keluhan badan seperti kekurangan tenaga, cepat
lelah, dan rasa ngantuk.
Kandungan kimia Eleutherococcus senticosus teridiri dari susunan utama
senyawa kimia jenis saponin triterpenoid yang terdiri dari eleutheroside A-M,
eleutheroside B (syringin), ciwujianoside A-E serta isofraxidine. Kandungan
kimia ginseng yang lainnya telah diketahui yaitu saponin dan glikosida.
Glikosida pada akar ginseng dikenal sebagai ginsenosida. Selain itu, akar ginseng
juga mengandungi 16 jenis ginsenosida seperti minyak asiri, panasena, resih,
musilago, asam panax, fitosterol, hormon, vitamin B, kabohirat, dan selulosa.
d. Polygalae Radix
Akar Senega (Polygalae Radix) berasal dari akar tanaman Polygala senega L.
Akar senega memiliki aktivitas farmakologi untuk mengobati asma, emfisema,
bronkhitis, inflamasi pada tenggorokan, hidung, dan dada. Akar senega aman
apabila dikonsumsi dalam jangka pendek.
Komponen kimia utama penyusun senyawa akar senega yaitu saponin
triterpenoid, senegin, polygalic asam, sapogenin, sengins, asam fenolik, metil
salisilat dan polygalitol.
B. Fitofarmaka
1. Defenisi
Fitofarmaka yaitu sediaan obat yang telah dibuktikan keamanan dan khasiatnya, bahan
bakunya terdiri dari simplisia atau sediaan galenik yang telah memenuhi persyaratan yang
berlaku yang telah dibuktikan keamanan dan khasiatnya secara ilmiah dengan uji
praklinik dan uji klinik, bahan baku dan produk jadinya telah di standarisasi.
Logo fitofarmaka:
2. Prioritas pemilihan fitofarmaka
Bahan bakunya relatif mudah diperoleh.
Didasarkan pada pola penyakit di negara kita .
Perkiraan manfaatnya terhadap penyakit tertentu cukup besar.
Memiliki rasio resiko dan kegunaan yang menguntungkan penderita.
Merupakan satu-satunya alternatif pengobatan.
3. Ramuan fitofarmaka
Ramuan (komposisi) hendaknya terdiri dari 1 (satu) simplisia/ sediaan galenik. Bila hal
ini tidak mungkin, ramuan dapat terdiri dari beberapa simplisia,/sediaan galenik
dengan syarat tidak melebihi 5 (lima) simplisia/sediaan galenik. Simplisia ini
masing-masing sekurang-kurangnya telah diketahui khasiat dan keamanannya berdasar
pengalaman.
4. Standar bahan baku fitofarmaka
Bahan baku harus memenuhi persyaratan yang tertera dalam Farmakope negara kita ,
Ekstra Farmakope negara kita atau Materia Medika negara kita Bila pada ketiga buku
persyaratan ini tidak tertera paparannya, boleh menggunakan ketentuan dalam buku
persyaratan mutu negara lain atau pedoman lain.
Penggunaan ketentuan atau persyaratan lain diluar Farmakope negara kita , Ekstra
Farmakope negara kita dan Material negara kita harus mendapat persetuiuan pada waktu
pendaftaran fitofarmaka. untuk menjamin keseragaman khasiat dan keamanan
fitofarmaka harus diusahakan pengadaan bahan baku yang terjamin keseragaman
komponen aktifnya. Untuk keperluan ini , bahan baku sebelum dipakai harus
dilakukan pengujian melalui analisis kualitatif dan kuantitatif. Secara bertahap industri
harus meningkatkan persyaratan tentang rentang kadar alkaloid total, kadar minyak atsiri
dan lain sebagainya.
5. Zat kimia berkasiat fitofarmaka
Penggunaan zat kimia berkhasiat (tunggal murni) dalam fitofarmaka dilarang
6. Bentuk sediaan
untuk mendapatkan formulasi yang tepat, diperlukan suatu percobaan. Dari beberapa
percobaan ini dipilih formula yang memberikan keamanan, khasiat, mutu dan
stabilitas yang paling tinggi.
7. Standar Fitofarmaka
Setiap fitofarmaka.harus dapat dijamin kebenaran komposisi, keseragaman komponen
aktif dan keamanannya baik secara kualitatif maupun secara kuantitatif. Pada analisis
terhadap ramuan, sebagai baku pembanding dipakai zat utama atau zat identitas
lainnya. Secara bertahap industri harus mempertajam perhatian terhadap galur fitokimia
simplisia yang dipakai .
8. Khasiat
Pernyataan khasiat harus menggunakan istilah medik, seperti diuretik, spasmolitik,
analgetik, antipiretik.
9. Dukungan penelitian
Fitofarmaka harus didukung oleh. Hasil pengujian, dengan protocol pengujian yang jelas
dan dapat dipertanggung jawabkan. Pengujian meliputi toksisitas, uji efek, farmakologik,
uji klinik, uji kualitas dan pengujian lain yang dipersyararkan.
10. Contoh fitofarmaka negara kita
Tensigard (Phapros)
a. Deskripsi
Tensigard merupakan salah satu fitofarmaka yang cukup terkenal mengatasi
atau menurunkan tekanan darah (hipertensi). Komposisinya terdiri dari kumis
kucing (Orthosiphon stamineusBenth.) dan seledri (Apium graveolens L.). Adapun
deskripsi dari kedua tanaman ini yaitu :
Seledri (Apium graveolens L.)
Famili : Umbelliferae
Genus : Apium
Species : Apium graveolens L.
Nama Daerah
Di Sunda terkenal dengan nama saladri dan dijawa terkenal dengan seledri.
Morfologi Tanaman
Batang:
tidak berkayu, beralus, beruas , bercabang, tegak, hijau pucat
Daun :
tipis majemuk, daun muda melebar atau meluas dari dasar, hijau mengkilap,
segmen dengan hijau pucat, tangkai disemua atau kebanyakan daun merupakan
sarung.
Bunga :
putih kehijauan atau putih kekuningan ½ -3/4 mm panjangnya. Dan bunga
putih kehijauan atau merah jambu pucat dengan ujung yang bengkok. Bunga
betina majemuk yang jelas, tidak bertangkai atau bertangkai pendek, sering
mempunyai daun berhadapan atau berbatasan dengan tirai bunga .
Tirai bunga:
tidak bertangkai atau dengan tangkai bunga lebih 2 cm panjangnya.
Buah:
panjangnya sekirae 3 mm, batang angular, berlekuk, sangat aromatic
Akar: tebal
Habitat Dan Penyebarannya
Berasal dari eropa selatan, sekarang ada dimana –mana banyak ditanam orang
untuk diambil daun, akar, dan buahnya
Kandungan Kimia
Seluruh herba seledri mengandung glikosida apiin (glikosida flavon),
isoquersetin, dan umbelliferon. Juga mengandung mannite, inosite, aspargine,
glutamine, choline, linamarose, pro vitamin A , vitamin C dan B. kandungan
asam –asam dalam minyak atisiri pada biji antara lain : asam –asam resin, asam
–asam lemak terutama palmitat, oleat, linoleat, dan petroselinat. Senyawa
kumarin lain ditemukan dalam biji yaitu bergapten, seselin, isomperatorin,
ostheno, dan isopimpineline. Seledri diketahui mengandung senyawa aktif
yang dapat menurunkan tekanan darah yaitu ''apigenin'' (yang berfungsi
sebagai calcium antagonist) dan manitol yang berfungsi seperti diuretik.
Gambar 2. Struktur Apigenin
Kegunaan Dan Khasiat
Secara tradisional tanaman seledri dipakai sebagai pemacu enzim
pencernaan atau sebagai penambah nafsu makan, peluruh seni dan penurun
tekanan darah. Disamping itu digunkan pula untuk memperlancar keluarnya
air seni untuk mengurangi rasa sakit pada rematik dan gout, juga dipakai
sebagai sayur dan lalap untuk penyedap masakan.
Kumis Kucing (Orthosiphon stamineus Benth.)
r
Nama Daerah
Kumis kucing dikenal juga dengan nama Kumis Kucing, ,Remujung, Misai
Kucing (Malaysia), Yaa Nuat Maeo (Thailand).
Familia : Lamiaceae
Genus : Orthosiphon
Spesies : Orthosiphon stamineus Benth.
Morfologi Tanaman
Kumis kucing termasuk terna tegak, pada bagian bawah berakar di bagian
buku- bukunya dan tingginya mencapai 2 meter. Batang bersegi empat agak
beralur.
Habitat Dan Penyebaran
Cina - Fujian, Guangxi, Hainan, Yunnan, Asia Timur : Taiwan, Indo-cina,
Kamboja, Laos, myanmar, Filipina, Australia.
Kandungan Kimia
Daunnya mengandung kadar kalium (boorsma) yang cukup tinggi dan
glikosida orthosiphonin yang berkhasiat untuk melarutkan asam urat, fosfat
dan oksalat dari tubuh. Terutama dari kandung kemih, empedu dan ginjal.,
rematik, tekanan darah tinggi, kencing manis, kencing batu serta infeksi
kandung kencing. 7,39,49-tri-O- methylluteolin, eupatorin, sinensetin, 5-
hydroxyl 6,7,39,49-tetramethoxyflavone, salvigenin, ladenein, vomifoliol,
aurantiamide acetate, rosmarinic acid, cafeeic acid, oleanolic acid.
Kegunaan Dan Khasiat
Kumis kucing bermanfaat untuk menanggulangi berbagai penyakit , misalnya
penyakit batu ginjal, melancarkan pengeluaran urin, mengobati kantung
kemih, reumatik, dan menurunkan kadar glukosa darah. Selain bersifat diuretik
kumis kucing dipakai sebagai antibakteri. Daun kumis kucing baik basah
maupun kering dipakai sebagai bahan obat –obatan. Dinegara kita yang
kering dipakai sebagai obat untuk obat rematik, diuretik, batuk encok,
menurunkan kadar gula darah dan untuk penyakit syphilis.
b. Komposisi
Komposisi tiap kapsul berisi:
Ekstrak Apii herba…………………..92mg
Ekstrak Orthosiphon folium……..28mg
c. Indikasi
Menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolic, obat ini gabungan dari komposisi
daun kumis kucing dan daun seledri, disini yang berperan sebagai agen penurun
tekanan darah tinggi yaitu extrak daun seledri, sedangkan untuk daun kumis kucing
(Orthosiphon Folium) lebih ke infeksi ginjal, saluran kemih, dll.
d. Dosis
Dosis terapi : 3 x sehari 1 kapsul
Dosis pemeliharaan : 2 x sehari 1 kapsul
e. Kontraindikasi
Hipersensitif
f. Standarisasi dan Persaratan Mutu Simplisia
Dalam rangka pengembangan obat tradisional negara kita menjadi obat herbal
terstandar dan fitofarmaka, standarisasi dan persyaratan mutu simplisia obat
tradisional merupakan hal yang perlu diperhatikan. Simplisia merupakan bahan baku
yang berasal dari tanaman yang belum mengalami pengolahan, kecuali pengeringan.
Standarisasi simplisia dibutuhkan karena kandungan kimia tanaman obat sangat
bervariasi tergantung banyak faktor seperti telah dikemukakan sebelumnya.
Standarisasi simplisia diperlukan untuk mendapatkan efek yang dapat diulang
(reproducible). Kandungan kimia yang dapat dipakai sebagai standar yaitu
kandungan kimia yang berkhasiat, atau kandungan kimia yang hanya sebagai petanda
(marker), atau yang memiliki sidik jari (fingerprint) pada kromatogram. Untuk
mendapatkan simplisia dengan mutu standar diperlukan pembudidayaan dalam
kondisi standar. Dewasa ini industri obat tradisional disarankan dan didorong untuk
melakukan budidaya dan mengembangkan sendiri tanaman sumber simplisianya
sehingga diharapkan diperoleh simplisia dengan mutu standar yang relative homogen.
Standarisasi tidak saja diperlukan pada simplisia, tetapi juga pada metode pembuatan
sediaan termasuk pelarut yang dipakai dan standardisasi sediaan jadinya Untuk
pengembangan obat tradisional menjadi obat herbal terstandardisasi dan fitofarmaka,
simplisia harus memenuhi persaratan mutu agar dapat menimbulkan efek dan aman.
Persaratan mutu simplisia sejumlah tanaman tertera dalam buku Farmakope negara kita ,
Ekstra Farmakope negara kita , atau Materia Medika negara kita . Materia Medika
negara kita yang dikeluarkan oleh Direktorat Pengawasan Obat Tradisional memuat
persaratan baku mutu simplisia yang banyak dipakai oleh perusahaan obat tradisional.
Pemeliharaan mutu harus diupayakan dari hulu ke hilir mulai dari budidaya,
pemanenan dan pengolahan pasca panen, pembuatan bahan baku, sampai ke
pembuatan sediaan dan sediaannya. Parameter standar mutu simplisia antara lain
mencakup kadar abu, kadar zat terekstraksi air, kadar zat terekstraksi etanol, bahan
organik asing, cemaran mikroba termasuk bakteri patogen, cemaran jamur/kapang,
cemaran aflatoksin, cemaran residu pestisida, cemaran logam berat, kadar air, kadar
zat aktif/zat identitas. Parameter standar mutu ekstrak selain hal di atas juga mencakup
konsistensi ekstrak, sedangkan parameter untuk sediaan termasuk diantaranya waktu
hancur, kadar bahan tambahan (pengawet, pewarna, pemanis, bahan kimia obat),
kadar etanol, dan stabilitas.
C. JAMU
1. Definisi
Jamu merupakan obat tradisional karena berasal dari bahan-bahan alami yang
berkhasiat khusus untuk penyakit tertentu tergantung dari bahan alami atau tumbuhan
yang dipakai . Kebutuhan warga akan jamu sangat tinggi, sehingga
kebanyakan industri jamu ingin memberikan kualitas produk yang terbaik.
2. Manfaat dan Bahaya Jamu
Jamu memiliki berbagai macam manfaat yang sangat menguntungkan kesehatan
tubuh. Adapun manfaat dari jamu antara lain :
a. Menjaga kebugaran tubuh
b. Menjaga kecantikan
c. Mencegah penyakit
d. Mengobati penyakit
Jamu dapat dikatakan berbahaya bagi kesehatan yang besifat akumulatif. Hal ini
dapat terjadi disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu :
a. Mengonsumsi jamu secara terus menerus tanpa mengetahui batas konsumsinya
b. dipakai dalam jumlah yang berlebihan/dosis terlebih
c. Salah mengonsumsi jamu atau mengonsumsi jamu palsu (bercampur dengan obat
sintetik)
Kebanyakan jamu yang memiliki khasiat yang spontan dapat menimbulkan dampak
berbahaya bagi kesehatan diri. Hal ini terjadi karena sebagian besar jamu yang
beredar diwarga belum teruji khasiat dan keamanannya. Dalam suatu jenis
bahan makanan termasuk bahan obat tradisional sebagian besar mengandung dua
macam zat. Di satu sisi bahan ini mengandung racun dan tidak semua bahan
yang terdapat di alam dapat langsung kita konsumsi, sehingga bahaya yang
ditimbulkan oleh jamu sangat memungkinkan dan jamu-jamu yang dicampur
dengan obat-obatan.
3. Kelebihan dan Kekurangan Jamu
Jamu memiliki kelebihan dibandingkan obat-obatan kimia. Adapun beberapa
kelebihan jamu diantaranya yaitu :
a. Harga relatif murah;
b. Terjangkau dari seluruh warga ;
c. Tanaman-tanaman yang dapat diolah untuk jamu ini tersedia di alam kita;
d. Kandungan kimia di dalam jamu formulasinya lebih ringan dibandingkan obat
sintetis;
e. Dapat dikonsumsi sehari-hari karena kandungannya mengandung bahan kimia
alami
Jamu juga memiliki kekurangan selain kelebihan di atas diantaranya, yaitu :
a. Efek yang dirasakan tidak dapat secara spontan;
b. Belum ada standarisasi yang baku terhadap jamu dalam segi keamanan terhadap
produk jamu;
c. Penelitian tentang jamu yang belum banyak dilakukan maka dosis tepat suatu
sediaan jamu belum dapat dipastikan dengan jelas
4. Contoh Jamu Di negara kita
GARSIA
a. Deskripsi
Kulit manggis dikenal sebagai ratu dari segala buah karena mengandung
senyawa xanthone yang dapat mencegah dari berbagai macam penyakit.
Xanthone mampu menjadi pelindung sel pada proses oksidasi, penuaan, atau
perusakan oleh radikal bebas. Sifat antioksidannya melebihi vitamin E dan
vitamin C. Oleh karena itu manggis dijuluki Queen of fruits alias Ratu segala
buah.
b. Indikasi
Menurunkan penyakit gula darah, tekanan darah, penyakit jantung, kanker,
pereda nyeri pada otot, menstabilkan baik untuk penuaan dini dan lain-lain.
c. Komposisi
Ekstrak kulit manggis 420 mg
Gula Sukrosa 450 mg
d. Kandungan
Dalam 400 mg ekstrak
Serat 0,01716 mg
Vitamin B1 0,0002 mg
Vitamin A 0, 01592 mcg
Vitamin C 0,0034 mg
Vitamin E 0,00224 mg
Vitamin B6 0,00012 mg
e. Aturan Pakai
Minumlah 2 kapsul untuk 3xsehari, selanjutnya minumlah 1 kapsul untuk
3xsehari.
f. `Isi
60 kapsul @400 mg
g. Manfaat
Menjadi obat pencegah kanker
Menyembuhkan asam urat
Menurunkan kadar gula darah ke tingkatan normal
Menurunkan tensi darah yang tinggi
Menjaga vitalitas kulit serta menuntaskan jerawat
Menuntaskan tubuh gampang letih
Menghindarkan terjadinya serangan jantung dan stroke
Pensuplai antioksidan bagi tubuh.
D. ALAT-ALAT KESEHATAN
Alat kesehatan dan fungsinya sebagaimana termaktub dalam Keputusan Menteri
Kesehatan Republik negara kita Nomor 118/MENKES/SK/IV/2014 menyebutkan ada
banyak sekali alat medis yang diharuskan ada di rumah sakit.
Alat kesehatan yaitu Instrumet, apparatus, mesin, implant yang tidak mengandung
obat yang berfungsi untuk mencegah dan mendiagnosa penyakit, menyembuhkan dan
merawat orang sakit, memulihkan kesehatan pada manusia dan untuk membentuk struktur
dan memperbaiki fungsi jaringan tubuh.
Contoh Alat Kesehatan:
a. Arm Sling
Untuk anda yang pernah mengalami patah tulang bagian lengan
atau terkilir atau juga sakit tertentu biasanya dalam proses penyembuhan
ditopang dengan menggunakan arm sling. Alat ini umumnya terbuat dari
bahan kain yang halus dengan desain dan ukuran yang bisa ditentukan.
Fungsi utama arm sling yaitu untuk menyanggah lengan agar tidak terporsir
dan mengurangi beban.
b. Celana Khitan
Yang dimaksud dengan celana khitan yaitu sebuah celana yang
didesain khusus untuk dipakai pasca khitan. Manfaat dan fungsi celana
ini yaitu untuk melindungi luka khitan agar tidak terkena kain celana saat
beraktifitas. Celana ini didesain sedemikian rupa dengan dilengkapi
pelindung pada bagian depan untuk pengamanan.
c. Hernia Aid (Celana Hernia)
Hampir sama dengan celana khitan, namun desain dan model celana
hernia tidak sama. Celana ini didesain untuk penderita hernia untuk terapi
dan mempertahankan posisinya agar tidak kembali turun. Celana ini terbuat
dari bahan kain dan ada juga yang dilengkapi dengan beberpa jenis bahan
lain untuk penyembuhan.
d. Alat Kompres Air Hangat
Alat kesehatan dan fungsinya memang ada banyak sekali, terutama
untuk non elektromedik. Seperti yang satu ini, kompress air hangat dengan
bahan karet yang warna warni tentu pernah anda lihat, bahkan sebagian dari
anda mungkin memilikinya. Alat ini berfungsi untuk memberikan terapi
kehangatan di bagian tubuh yang sakit.
e. Ice Bag (Kompres Dingin)
Selain ada kompres panas ternyata ada juga kompres dengan es. Alat
ini seringkali dipakai di dunia olah raga terutama sepak bola. Ketika ada
kontak fisik yang menyebabkan memar pada bagian tertentu maka
dipakai alat ini untuk mengompressnya.
f. Lampu Operasi
Ada yang ketinggalan pada saat kita membahas alat kesehatan
elektromedik, yaitu satu alat yang sangat penting di ruang operasi. Lampu
Operasi, merupakan alat kesehatan elektromedik yang menggunakan
energi listrik cukup besar. Apalagi untuk lampu dengan kapasitas yang
besar serta pencahayaan yang tinggi.
g. Kertas Lakmus / Litmus Paper
Memang alat ini tidak bisa langsung kita kategorikan ke dalam alat
medis, namun alat ini sangat berkaitan ndengan kesehatan yaitu ketika
menganalisa PH cairan ketuban misalnya. Oleh sebab itu kertas lakmus
juga dapat kiga masukkan ke dalam kategori alat kesehatan untuk uji
diagnostic.
h. Automated Blood Grouping Analyzer
Mungkin hampir tidak ada orang yang mengenal alat ini selain petugas
medis.Alat ini cukup langka dan anda tidak bisa menemukan alat ini
disetiap rumah sakit.Fungsi alat ini yaitu untuk melakukan pengujian
pengolahan darah seperti ABO dan Rh, serta fenotip sel darah.
A. LELAP SOHO
Diketahui standarisasi dari simplisia pada produkobat herbal terstandar (OHT)
Lelap SOHO ini sudah terstandarisasi yang telah melewati uji aktivitas
praklinis, uji toksisitas akut, kadar senyawa aktif, uji pemurnian dengan
parameter mutu simplisia, serta bahan yang telah terstandarisasi.
Senyawa marker dan senyawa identitas dari masing-masing komposisi yang
berada di dalam produk obat herbal terstandar (OHT) Lelap SOHOpada
Valeriana officinalis L yaitu Bornyl isovaleratedan padaMyristica fragan
Haitt yaitu myristicin serta safrole.
Kegunaan dari produk obat herbal terstandar (OHT) Lelap SOHO
yaitu Meningkatkan kualitas tidur, Membuat tidur lebih pulas.
B. TENSIGARD (PHAPROS)
Tensigard merupakan salah satu fitofarmaka yang cukup terkenal mengatasi atau
menurunkan tekanan darah (hipertensi). Komposisinya terdiri dari kumis kucing
(Orthosiphon stamineusBenth.) dan seledri (Apium graveolens L.).
Daunnya mengandung kadar kalium (boorsma) yang cukup tinggi dan glikosida
orthosiphonin yang berkhasiat untuk melarutkan asam urat, fosfat dan oksalat
dari tubuh. Terutama dari kandung kemih, empedu dan ginjal., rematik, tekanan
darah tinggi, kencing manis, kencing batu serta infeksi kandung kencing.
C. GARCIA
Garcia merupakan salah satu jamu yang mengandung ekstrak kulit manggis.
Menurunkan penyakit gula darah, tekanan darah, penyakit jantung, kanker,
pereda nyeri pada otot, menstabilkan baik untuk penuaan dini dan lain-lain.









