Tampilkan postingan dengan label Obat generik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Obat generik. Tampilkan semua postingan

Obat generik

 





Kesehatan merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi manusia dan merupakan salah 

satu modal bagi pelaksanaan pembangunan nasional menuju terciptanya kesejahteraan 

warga. Untuk mencapainya, perlu dilakukan suatu usaha  kesehatan. , usaha  

kesehatan yaitu  setiap kegiatan untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan, bertujuan 

untuk mewujudkan derajat kesehatan yang optimal bagi warga. usaha  kesehatan 

diselenggarakan dengan pendekatan pemeliharaan, peningkatan kesehatan (promotif), 

pencegahan penyakit (preventif), penyembuhan penyakit (kuratif), dan pemulihan kesehatan 

(rehabilitatif), yang dilaksanakan secara menyeluruh, terpadu, dan berkesinambungan 

Permasalahan-permasalahan mulai muncul dalam usaha untuk melaksanakan usaha  

kesehatan ini . Fakta yang berkembang dewasa ini yaitu  kesehatan bukanlah barang murah 

yang dapat di beli dan nikmati oleh seluruh lapisan warga. Salah satu contoh yaitu  tidak 

sedikit uang yang harus dikeluarkan warga untuk melakukan pengobatan atau membeli obat, 

padahal obat merupakan salah satu elemen penting dalam melakukan penyembuhan penyakit 

(kuratif). 

Untuk memenuhi kebutuhan warga kelas menengah ke bawah akan obat., 

pemerintah meluncurkan Obat Generik Berlogo (OGB) pada tahun 1991. lalu  pemerintah 

juga menerbitkan kebijakan kewajiban penggunaan obat generik bagi institusi layanan medis 

pemerintah, melalui Permenkes nomor HK.02.02/Menkes/068/I/2010. Akan namun  warga 

memiliki asumsi bahwa obat generik yaitu  obat kelas dua yang artinya memiliki mutu kurang 

bagus. Harganya yang terbilang murah membuat warga tidak percaya bahwa obat generik 

sama berkualitasnya dengan obat bermerk. Padahal zat berkhasiat yang dikandung obat generik 

sama dengan obat bermerk. 

Kurangnya informasi seputar obat generik yaitu  salah satu faktor penyebab obat generik 

dipandang sebelah mata. Padahal dengan beranggapan demikian, selain merugikan pemerintah, 

pihak pasien sendiri menjadi tidak efisien dalam membeli obat. 

 

B.     Definisi Obat Generik 

Obat generik yaitu  obat yang telah habis masa patennya, sehingga dapat diproduksi 

oleh semua perusahaan farmasi tanpa perlu membayar royalti. Ada dua jenis obat generik, yaitu 

obat generik bermerek dagang dan obat generik berlogo yang dipasarkan dengan merek 

kandungan zat aktifnya. Dalam obat generik bermerek, kandungan zat aktif itu diberi nama 

(merek). Zat aktif amoxicillin misalnya, oleh pabrik ”A” diberi merek ”inemicillin”, sedang  

pabrik ”B” memberi nama ”gatoticilin” dan seterusnya, sesuai keinginan pabrik obat. Dari berbagai 

merek ini , bahannya sama: amoxicillin. 

1.      Zat aktif 

Dari sisi zat aktifnya (komponen utama obat) , antara obat generik (baik berlogo 

maupun bermerek dagang), persis sama dengan obat paten. Namun Obat generik lebih murah 

dibanding obat yang dipatenkan. 

2.      Mutu 

Mutu obat generik tidak berbeda dengan obat paten karena bahan bakunya sama. 

Ibarat sebuah baju, fungsi dasarnya untuk melindungi tubuh dari sengatan matahari dan udara 

dingin. Hanya saja, modelnya beraneka ragam. Begitu pula dengan obat. Generik kemasannya 

dibuat biasa, karena yang terpenting bisa melindungi produk yang ada di dalamnya. Namun, 

yang bermerek dagang kemasannya dibuat lebih menarik dengan berbagai warna. Kemasan 

itulah yang membuat obat bermerek lebih mahal. 

 

3.      Obat Generik Berlogo 

Obat Generik Berlogo (OGB) merupakan program Pemerintah negara kita  yang 

diluncurkan pada 1989 dengan tujuan memberikan alternatif obat bagi warga, yang 

dengan kualitas terjamin, harga terjangkau, serta ketersediaan obat yang cukup. 

Tujuan OGB diluncurkan untuk memberikan alternatif obat yang terjangkau dan 

berkualitas kepada warga. Soal mutu, sudah tentu sesuai standar yang telah ditetapkan 

karena diawasi secara ketat oleh Pemerintah. Hanya bedanya dengan obat bermerek lain 

yaitu  OGB ini tidak ada biaya promosi, sehingga harganya sangat terjangkau dan mudah 

didapatkan warga. 

Awalnya, OGB diproduksi hanya oleh beberapa industri farmasi BUMN. Ketika OGB 

pertama kali diluncurkan, Departemen Kesehatan RI gencar melakukan sosialisasi OGB sampai 

ke desa-desa. Saat ini program sosialisasi ini masih berjalan walaupun tidak segencar seperti 

pada awal kelahiran OGB. Pada awalnya, produk OGB ini diproduksi untuk memenuhi 

kebutuhan obat institusi kesehatan pemerintah dan lalu  berkembang ke sektor swasta 

karena adanya permintaan dari warga. 

OGB mudah dikenali dari logo lingkaran hijau bergaris-garis putih dengan tulisan 

"Generik" di bagian tengah lingkaran. Logo ini  menunjukan bahwa OGB telah lulus uji 

kualitas, khasiat dan keamanan sedang  garis-garis putih menunjukkan OGB dapat 

digunakan oleh berbagai lapisan warga. 

 

C.    Sejarah Obat Generik 

Obat Generik Berlogo (OGB) diluncurkan pada tahun 1991 oleh pemerintah yang ditujukan 

untuk memenuhi kebutuhan warga kelas menengah ke bawah akan obat. Jenis obat ini 

mengacu pada Daftar Obat Esensial Nasional (DOEN) yang merupakan obat esensial untuk 

penyakit tertentu. Harga obat generik dikendalikan oleh pemerintah untuk menjamin akses 

warga terhadap obat. Oleh karena itu, sejak tahun 1985 pemerintah menetapkan 

penggunaan obat generik pada fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah. Mengingat obat 

merupakan komponen terbesar dalam pelayanan kesehatan, peningkatan pemanfaatan obat 

generik akan memperluas akses terhadap pelayanan kesehatan terutama bagi warga yang 

berpenghasilan rendah 

Obat paten yaitu  obat yang baru ditemukan berdasarkan riset dan memiliki masa paten 

yang tergantung dari jenis obatnya. Menurut Undang-Undang No. 14 Tahun 2001 tentang Paten, 

masa berlaku paten di negara kita  yaitu  20 tahun. Selama 20 tahun perusahaan farmasi ini  

memiliki hak eksklusif di negara kita  untuk memproduksi obat yang dimaksud, dan perusahaan lain 

tidak diperkenankan untuk memproduksi dan memasarkan obat serupa. Setelah berhenti masa 

patennya, obat paten lalu  disebut sebagai obat generik. Obat generik ini dibagi lagi menjadi 

2 yaitu generik berlogo dan generik bermerk (branded generic). Sebenarnya tidak ada perbedaan 

zat aktif pada kedua jenis obat generik ini. Perbedaan hanya terletak pada logo dan merek yang 

terdapat pada kemasan obat. Obat generik berlogo yaitu  obat yang umumnya disebut obat 

generik saja sedang  obat generik bermerek biasanya menyantumkan perusahaan farmasi yang 

memproduksinya. 

Sebagai contoh perusahaan X-Farm memiliki hak paten atas produk X-Mox® yang memiliki 

kandungan zat aktif Amoksisilin. Karena hak paten ini, tidak ada obat lain dengan kandungan yang 

sama di negara-negara yang mengakui paten ini. Jika ada, maka itu merupakan kerjasama khusus 

dengan X-Farm. Setelah 20 tahun berlalu, paten ini akan kadaluwarsa dan perusahaan-perusahaan 

farmasi lain baru akan dapat memproduksi obat dengan kandungan yang sama. Walaupun 

demikian, perusahaan-perusahaan lain ini  tidak dapat menggunakan merk dagang X-

Mox® yang tetap menjadi hak milik eksklusif X-Farm. Perusahaan-perusahaan ini dapat 

menggunakan nama generik Amlodipine (Obat generik berlogo) atau menggunakan merk sendiri 

(Obat generik bermerek). 

Meskipun Obat generik berlogo da obat generik bermerek sama-sama merupakan obat 

generik, obat generik bermerek memiliki harga jual yang lebih mahal karena harganya ditentukan 

oleh kebijakan perusahaan farmasi ini  sedang  obat generik berlogo telah ditetapkan 

harganya oleh pemerintah agar lebih mudah dijangkau warga. 

Menurut Permenkes nomor HK.02.02/Menkes/068/I/2010, definisi obat paten yaitu  

obat yang masih memiliki hak paten. Obat Generik yaitu  obat dengan nama resmi International 

Non Propietary Names (INN) yang ditetapkan dalam Farmakope negara kita  atau buku standar 

lainnya untuk zat berkhasiat yang dikandungnya. Obat generik bermerek/bernama dagang yaitu  

obat generik dengan nama dagang yang menggunakan nama milik produsen obat yang 

bersangkutan. 

 

D.    Arti Logo Generik 

Obat Generik Berlogo (OGB) mudah dikenali dari logo lingkaran hijau bergaris-garis putih 

dengan tulisan “Generik” di bagian tengah lingkaran. Logo ini  menunjukan bahwa OGB telah 

lulus uji kualitas, khasiat dan keamanan. sedang  garis-garis putih menunjukkan OGB dapat 

digunakan oleh berbagai lapisan warga. 

 

E.     Undang-Undang tentang Obat Generik 

1)      Keputusan Menteri Kesehatan Republik negara kita  Nomor HK.03.01/Menkes/146/I/2010 

Tentang Harga Obat Generik. 

2)      Peraturan Menteri Kesehatan Republik negara kita  Nomor Hk.02.02/Menkes/068/I/2010 

Tentang Kewajiban Menggunakan Obat Generik di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Pemerintah. 

a)      Pasal 2 : 

“Fasilitas Pelayanan Kesehatan Pemerintah, Pemerintah Daerah wajib menyediakan obat 

generik untuk kebutuhan pasien rawat jalan dan rawat inap dalam bentuk formularium” 

 

b)      Pasal 3: 

“Dinas Kesehatan Provinsi dan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota wajib menyediakan obat 

esensial dengan nama generik untuk kebutuhan Puskesmas dan Unit Pelaksana Teknis 

lainnya sesuai kebutuhan” 

c)      Pasal 4 : 

(I)         ”Dokter yang bertugas di fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah wajib menulis 

resep obat generik bagi semua pasien sesuai indikasi medis” 

(II)       “Dokter dapat menulis resep untuk diambil di Apotek atau di luar fasilitas pelayanan 

kesehatan dalam hal obat generik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak 

tersedia di fasilitas pelayanan kesehatan” 

d)      Pasal 7 : 

“Apoteker dapat mengganti obat merek dagang/obat paten dengan obat generik yang 

sama komponen aktifnya atau obat merek dagang lain atas persetujuan dokter dan/atau 

pasien.” 

e)      Pasal 8 : 

“Dokter di Rumah Sakit atau Puskesmas dan Unit Pelaksana Teknis lainnya dapat 

menyetujui pergantian resep obat generik dengan obat generik bermerek/bermerek 

dagang dalam hal obat generik tertentu belum tersedia.” 

3)      Peraturan Pemerintah Republik negara kita  Nomor 51 Tahun 2009 Tentang Pekerjaan 

Kefarmasian Pasal 24 (b): 

“Dalam melakukan Pekerjaan Kefarmasian pada Fasilitas Pelayanan Kefarmasian, Apoteker 

dapat mengganti obat merek dagang dengan obat generik yang sama komponen aktifnya 

atau obat merek dagang lain atas persetujuan dokter dan/atau pasien” 

 

 

 

F.     Penandaan pada Obat Generik 

Untuk mempermudah pengelolaan obat, pemerintah menetapkan beberapa peraturan 

mengenai ”tanda” untuk membedakan jenis-jenis obat yang beredar di wilayah Republik 

negara kita . Begitu juga dengan obat generik, walaupun dapat dibeli dengan harga yang relatif 

murah, namun pembelian obat-obat generik ini juga tidak sembarangan dan harus sesuai dengan 

peraturan perundang-undangan yang berlaku sebagai berikut 

1)      Kepmenkes RI No. 2380/ASK/VI/83 tentang Tanda Khusus Obat Bebas dan Obat bebas 

Terbatas 

2)      Kepmenkes RI No. 2396/A/SK/VIII/86 tentang Tanda Khusus Obat keras Daftar G. 

Berdasarkan ketentuan peraturan ini  diatas, maka obat generik juga dapat dibagi 

menjadi beberapa golongan yaitu: 

1)      Obat bebas 

Obat bebas yaitu  obat tanpa peringatan, yang dapat diperoleh tanpa resep dokter. 

Tandanya berupa lingkaran bulat berwarna hiau dengan garis tepi hitam. Adapun contoh obat 

generik golongan obat bebas yaitu : Paracetamol® 

 

2)      Obat bebas terbatas 

Obat bebas terbatas yaitu  obat dengan peringatan, yang dapat diperoleh tanpa 

resep dokter. Tandanya berupa lingkaran bulat berwarna biru dengan garis tepi hitam. 

Adapun contoh obat generik golongan obat bebas terbatas yaitu : Dextrometorphan® 

3)      Obat keras daftar G 

Obat keras daftar G yaitu  obat yang dapat diperoleh hanya dengan resep dokter. 

Tandanya berupa lingkaran bulat berwarna merah dengan garis tepi hitam dengan huruf K 

yang menyentuh garis tepi. Adapun contoh obat generik golongan obat keras daftar G yaitu : 

Albendazole® 


G.    Fakta tentang Obat Generik 

Kesadaran warga negara kita  akan konsumsi obat generik masih kurang. Hal ini 

disebabkan masih adanya anggapan bahwa obat generik yang harganya lebih murah tidak 

berkualitas jika dibandingkan dengan obat bermerek. Konsumsi obat generik di negara kita  paling 

rendah jika dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya. Di Thailand, konsumsi obat generik 

mencapai 25% dari penjualan obatnya sedang  di Malaysia mencapai 20% pada tahun 2007. 

Sepanjang tahun 2007, penjualan obat generik yang dikonsumsi warga negara kita  hanya 

mencapai 8,7% dari total penjualan obat (Dinas Kesehatan Jawa Barat, 2009) . Harga obat di 

negara kita  lebih mahal jika dibandingkan dengan harga obat di negara lain sebab harga obat 

ini  termasuk ke dalam biaya distribusi, rumitnya tata niaga obat, pajak pertambahan nilai, 

dan biaya promosi pada para dokter. 

Sebenarnya kualitas obat generik tidak kalah dengan obat bermerek lainnya. Hal ini 

dikarenakan obat generik juga mengikuti persyaratan dalam Cara Pembutan Obat yang Baik 

(CPOB) yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik negara kita  (BPOM RI). 

Selain itu, obat generik juga harus lulus uji bioavailabilitas/bioekivalensi (BA/BE). Uji ini dilakukan 

untuk menjaga mutu obat generik. Studi BE dilakukan untuk membandingkan profil pemaparan 

sistematik (darah) yang memiliki bentuk tampilan berbeda-beda (tablet, kapsul, sirup, salep, dan 

sebagainya) dan diberikan melalui rute pemberian yang berbeda-beda. Pengujian BA dilakukan 

untuk mengetahui kecepatan zat aktif dari produk obat diserap oleh tubuh ke sistem peredaran 

darah. 

Bila kualitas dari obat generik dan obat bermerek dapat dikatakan sebanding, lalu 

mengapa harga obat generik lebih murah? Hal ini dapat disebabkan karena: 

1)      Harga obat generik dikendalikan pemerintah melalu Keputusan Menteri Kesehatan Republik 

negara kita  Nomor HK.03.01/Menkes/146/I/2010 Tentang Harga Obat Generik. 

2)      Obat generik dijual dalam kemasan dengan jumlah besar. 

3)      Obat generik tidak memerlukan biaya kemasan yang tinggi. Seperti kita ketahui bahwa 

perbedaan antara obat bermerek dan obat generik hanya terdapat pada tampilan obat yang 

lebih menawan dan kemasan yang lebih bagus sehingga terasa lebih istimewa. Obat generik 

kemasannya dibuat biasa, karena yang terpenting bisa melindungi produk yang ada di 

dalamnya. 

4)      Obat generik tidak memerlukan biaya promosi atau iklan 


1)      Obat Generik yaitu  obat dengan nama resmi International Non Propietary Names (INN) yang 

ditetapkan dalam Farmakope negara kita  atau buku standar lainnya untuk zat berkhasiat yang 

dikandungnya. 

2)      Kualitas obat generik tidak kalah dengan obat bermerek karena obat generik memenuhi 

persyaratan dalam Cara Pembutan Obat yang Baik (CPOB) dan lulus uji 

bioavailabilitas/bioekivalensi (BA/BE) seperti yang distandarkan oleh BPOM. 

3)      Harga obat generik lebih murah daripada obat bermerek karena : harga dikendalikan 

pemerintah, dijual dalam kemasan dengan jumlah besar, tidak memerlukan biaya kemasan, 

dan tidak memerlukan biaya promosi atau iklan. 

 

 

   

Obat tradisional yaitu  obat-obatan yang diolah secara tradisional, turun-temurun, 

berdasar  resep nenek moyang, adat-istiadat, kepercayaan, atau kebiasaan 

setempat, baik bersifat magic maupun pengetahuan tradisional. Menurut penelitian 

masa kini, obat-obatan tradisional memang bermanfaat bagi kesehatan, dan kini 

digencarkan penggunaannya karena lebih mudah dijangkau masyarakat, baik harga 

maupun ketersediaannya. Obat tradisional pada saat ini banyak dipakai  karena 

menurut beberapa penelitian tidak terlalu menyebabkab efek samping, karena 

masih bisa dicerna oleh tubuh. 

Beberapa perusahaan mengolah obat-obatan tradisional yang dimodifikasi lebih 

lanjut. Bagian dari Obat tradisional yang bisa dimanfaatkan yaitu  akar, rimpang, 

batang, buah, daun dan bunga. Bentuk obat tradisional yang banyak dijual dipasar 

dalam bentuk kapsul, serbuk, cair, simplisia dan tablet. 

Kelebihan obat tradisional 

 Memiliki efek samping yang saling mendukung jika berada dalam satu 

ramuan dengan komponen yang berbeda 

 memiliki efek samping yang relatif rendah 

 Pada satu tanaman memiliki lebih dari satu efek farmakologi serta lebih 

sesuai untuk penyakit-penyakit yang diakibatkan pertukaran zat di dalam 

tubuh dan keturunan. 

Kekurangan obat tradisional 

 Takaran harus tepat. Jika tidak tepat, obat tradisional bisa tidak aman bagi 

tubuh dan kesehatan manusia. 

 Harus tepat memilih jenis obat sesuai dengan riwayat kesehatan masing-

masing, sehingga tidak menimbulkan efek samping yang membahayakan 

jiwa. 

Bahan baku obat tradisional 

 

Bahan baku obat tradisional bisa didapatkan dari hewan maupun tumbuhan. 

Namun, sumber obat tradisional yang banyak dikembangkan berasal dari 

tumbuhan.  

Sebab, tumbuhan mudah dibudidayakan, ramah lingkungan, dan hampir seluruh 

bagian yang terdapat pada tumbuhan (mulai dari akar, umbi, batang, kulit, daun, 

biji, dan bunga) berkhasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit. 

Cara memilih obat tradisional 

 

Obat tradisional sudah banyak yang dikemas dalam bentuk kapsul, jamu, tablet, 

obat gosok, krim atau cemilan. Namun tentu saja,kita harus selektif memilihnya 

sebab banyak obat tradisional di pasaran yang sudah dicampur dengan bahan-

bahan kimia berbahaya.  

Ada baiknya juga, kita berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter atau ahli 

tanaman obat untuk memastikan bahwa obat tradisional yang kita peroleh aman 

untuk dikonsumsi. 

 

Adapun obat yang terjamin kualitasnya berasal dari kebun tanaman obat yang 

tetap dan memakai  teknologi standar yang menjamin mutu bahan baku dan 

proses penanaman dan pengolahannya tetap terjaga. Selain itu, khasiat obat 

ditentukanjuga oleh kandungan kimiawi bahan bakunya (tanaman obat).  

Cara mengkonsumsi obat tradisional 

 Dosis tepat 

 Cara penggunaan tepat 

 Waktu mengkonsumsi tepat 

 Pemilihan bahan baku tepat sesuai dengan penyakit yang diderita 

 Bahan baku obat benar dan tepat 

Obat Tradisional dan Penggolongannya 

Obat tradisional berupa herbal dapat digolongkan menjadi 3 macam, antara lain: 

 Jamu. 

Obat bahan alam yang sediaannya masih berupa simplisia sederhana. Khasiat dan 

keamanannya baru terbukti secara empiris secara turun-temurun. Bahan-bahan 

jamu umumnya berasal dari semua bagian tanaman, bukan hasil ekstraksi/isolasi 

bahan aktifnya saja.  

 Herbal terstandar. 

Bentuk sediaan obat sudah berupa ekstrak dengan bahan dan proses pembuatan 

yang terstandarisasi. Herbal terstandar harus melewati uji praklinis seperti uji 

toksisitas (keamanan), kisaran dosis, farmokologi dimanik (manfaat), dan 

teratogenik (keamanan terhadap janin).  

 Fitofarmaka. 

Herbal terstandar yang sudah melewati uji klinis (telah diujikan pada manusia).  

Macam-macam dan kegunaan obat-obat tradisional 

Di bawah ini beberapa obat tradisional berserta keterangan kandungan, manfaat, 

dan catatan penting yang harus diperhatikan dalam mengkonsumsinya. 

Pegagan 

 Kandungan : asiatikosida, brahmic acid, Na, Ca, Fe, Gula, Vitamin B, 

Karotenoid, Garam, Tatin, Resin, Mucilage, Centellose, dan lain-lain 

 

 Manfaat : mengatasi maag, hipertensi, stroke, memberikan nutrisi otak, 

mempercepat penyembuhan luka, mempercepat proses detoksifikasi, 

pencegah flu burung, lepra, campak, hepatitis, amandel, cacingan, 

mengatasi demam, dan lain-lain. 

 

Temulawak 

 Kandungan : kurkumin dan minyak atsiri (phelandren, kamfer, borneol, 

xanthorrhizol, Turmerol, dan Sineal). 

 

 Manfaat : meningkatkan nafsu makan, menurunkan panas, membersihkan 

darah, merangsang produksi ASI, antiradang, melancarkan air seni, 

membunuh kuman, dan anti keracunan empedu. 

 

Minyak Ikan 

 Kandungan : sumber EPA dan DHA, Asam Omega 3. 

 

 Manfaat : mencegah penyumbatan pembuluh darah, untuk pertumbuhan dan 

perawatan jaringan tubuh, melancarkan peredaran darah, mengurangi faktor 

penyebab cardiovaskular serta menurunkan kolesterol, membantu 

meningkatkan kecerdasan otak janin, mengurangi resiko penyakit jantung, 

meningkatkan nafsu makan anak, dan lain-lain. 

 Catatan : tidak disarankan mengkonsumsi minyak ikan secara berlebihan 

karena akan menurunkan kadar vitamin E, menyebabkan keracunan Vitamin 

A dan Vitamin D pada tubuh.   

 

Aneka Resep Obat Tradisional Asli Indonesia  

 

Penurun panas, batuk, dan pilek 

Parut bawang merah, tambahkan minyak telon, lalu balurkan pada punggung 

sampai bagian pantat sambil sedikit diurut. Juga pusar dan ubun-ubun. Untuk 

ramuan minum: air kelapa satu cangkir ditambah 1 sendok teh madu, aduk, lalu 

kukus. sesudah  dingin, berikan pada anak sebanyak 3 sendok teh setiap 2 jam 

sekali. Ramuan ini diberikan untuk bayi 8 bulan ke atas. Bila usia anak di bawah 8 

bulan, cukup dengan pemberian ASI atau ibunya yang minum ramuan ni . 

 

Pada anak yang agak besar, gunakan ramuan minum berupa air kunyit dan madu. 

Setengah sampai satu ruas jari kunyit yang sudah bersih dibakar, dikerik kulitnya, 

diparut, lalu diberi air matang 1/2 cangkir, peras, lalu  diendapkan. Campur 

bagian air kunyit yang tanpa endapan dengan kocokan 1 butir kuning telur dan 1 

sendok makan madu, lalu  disuapkan pada anak. Ramuan ini bisa untuk 

penurun panas seperti pada sakit cacar air, flu, atau apa saja. 

 

 Perut kembung 

Parut bawang merah dan tambahkan minyak telon. lalu  tapelkan bawang 

yang sudah diparut ni  di bagian pusar. Bisa juga, gunakan daun jarak pagar 

yang dihangatkan. Olesi dengan minyak kelapa, pilin-pilin, lalu tempelkan pada 

pusar si kecil. 

 

Diare 

Sediakan 1/2 jari kunyit yang sudah bersih dibakar, dipotong-potong, 7 pucuk daun 

jambu biji, air 2 gelas, dan garam 1/4 sendok teh, rebus dengan api kecil. Minum 

airnya, 1 sendok teh satu jam sekali. Untuk mengusir gas, maka pusarnya ditapeli 

dengan parutan bawang merah yang sudah diberi minyak telon. Untuk anak yang 

sudah agak besar, boleh juga dengan mengunyah halus pucuk daun jambu klutuk 

yang sudah bersih ditambah garam lalu ditelan. 

 

Muntah-muntah 

Muntah bisa disebabkan perut mual atau kembung. Sediakan 1/2 sendok teh 

ketumbar, 3 butir kapulaga, 5 butir adas hitam, dan air setengah gelas. lalu  

direbus. sesudah  dingin, berikan ke anak sedikit-sedikit, sesering mungkin atau 2 

jam sekali. 

Boleh juga dibuatkan air beras kencur. Caranya, cuci 1 sendok makan beras dan 

direndam sebentar. Sangrai beras ni  sampai berwarna kecokelatan, lalu 

ditumbuk halus bersama dengan 1 ruas jari kencur, 1 ruas jari kunyit, dan 1/4 

sendok teh adas manis. sesudah  itu diseduh dengan air panas, tambahkan gula 

merah, sedikit garam, dan asam jawa. Saring, lalu diminumkan pada anak agar 

tubuhnya hangat. 

 

Batuk 

Sediakan air jeruk nipis 1 sendok makan ditambah madu 2 sendok makan dan air 

matang 2 sendok makan. Masukkan dalam cangkir dan kukus. sesudah  agak dingin, 

minumkan pada anak sebanyak 1-2 sendok teh. Berikan sehari 5 kali. 

 

 Batuk seratus hari 

Sediakan umbi bidara upas sebesar 1/2 jempol yang sudah bersih, parut dan seduh 

dengan air panas, lalu aduk-aduk dan dinginkan. Saring dan tambahkan sedikit 

madu. Minum sampai habis. Buatlah ramuan ini 3 kali sehari. Bisa juga gunakan 

ramuan lidah buaya. Lidah buaya dikupas kulitnya dan ambil bagian dagingnya 

sebanyak dua jari, lalu  dicacah. Tambahkan air hangat dan madu, lalu 

diminumkan pada anak 1-2 kali sehari. 

 

Batuk karena angin atau dahak susah keluar 

Sediakan 1 butir bawang merah diparut, 1 ruas jari jahe diparut dan diperas airnya, 

7 butir adas manis, 1 ruas jari kunyit diparut dan diperas airnya, 1 sendok makan 

air jeruk nipis, dan 1/2 gelas air. Masukkan semua bahan di cangkir, lalu  

kukus dan sesudah  itu saring. Minum 3 kali sehari masing-masing 2 sendok teh. 

 

Batuk berlendir 

Campurkan air jahe 1 sendok makan, air kunyit 1 sendok makan, bawang putih 1 

siung diparut, air jeruk nipis 1 sendok makan, madu 1 sendok makan, dan 3 

sendok makan air matang, lalu  dikukus. Diminumkan 3-4 kali sehari 2 

sendok teh. 

 

 

Pilek 

Siapkan bawang merah yang diparut, lalu tapelkan pada tulang leher ketujuh 

(bagian tengkuk) dan ubun-ubun anak sesudah  sebelumnya diolesi minyak kayu 

putih. Beri juga minuman yang hangat-hangat, seperti minuman beras kencur. 

Selain itu, jemur anak di bawah sinar matahari pagi sekitar jam 7 atau di bawah 

jam 9 pagi. Panaskan bagian dada seperempat jam dan lalu  punggung 

seperempat jam. Ini bisa dilakukan sambil jalan-jalan pagi. 

 

Mata bintitan 

Ambil getah dari batang tanaman patikan kebo atau getah dari batang pohon 

meniran. Tempelkan sedikit pada kapas, lalu oleskan pada bagian bintitnya, sedikit 

saja, jangan sampai terkena mata. 

 

Mata merah 

Taruh 3 lembar daun sirih yang sudah dicuci bersih pada wadah mangkok. Seduh 

dengan air panas. sesudah  airnya dingin, minta anak untuk mengedip-ngedipkan 

matanya dalam air ni . 

 

Sariawan 

Ambil sebuah tomat matang, seduh dengan air panas dan kupas kulitnya. Haluskan 

tomat ni  dengan memakai  sendok, saring dan tambahkan sedikit gula. 

Beri anak minumam sari tomat ni . 

 

 Tak nafsu makan 

Menurut Endah, hilangnya nafu makan dapat disebabkan cacingan atau hal lain 

seperti masuk angin. Cara mengatasinya, bersihkan 1 lembar daun jarak pagar, 

sesudah  itu hangatkan sebentar di atas tutup panci. Beri olesan minyak kelapa pada 

daun ni  dan dipilin, lalu  tempelkan daun ni  di atas pusar anak, 

yang sebelumnya sudah diolesi dengan minyak telon. 

 

Bila usia anak sudah lebih dari setahun, coba berikan ramuan 1 telapak tangan 

daun pepaya, 1 ruas jari temu hitam/temu ireng, seruas jari tempe bosok (tempe 

kemarin), dan sedikit garam. Semua bahan ditumbuk halus, lalu peras pakai kain 

dan masukkan ke mulut anak. "Khasiat temu hitam untuk mengeluarkan cacing, 

sedangkan daun pepaya untuk menambah nafsu makannya, dan tempe bosok 

untuk stamina atau kekuatan tubuhnya. 

 

Untuk menambah nafsu makan anak bisa juga dengan ramuan: 1 ruas jari 

temulawak, gula merah, air secukupnya, dan sedikit garam, lalu  rebus dan 

saring. Minumkan pada anak 1-2 sendok makan sehari 

 

Mimisan 

Selembar daun sirih yang sudah dicuci bersih dipilin dan disumpalkan ke hidung 

anak. Untuk pengobatan dari dalam tubuh lakukan dengan ramuan: 1/2 jempol 

umbi bidara upas yang sudah bersih diparut dan diseduh dengan 1 cangkir air 

panas, lalu  disaring, dan sesudah  dingin diminumkan ke anak ditambah sedikit 

madu. 

 

Benjol karena benturan 

Rendam 1 sendok makan beras. Tumbuk bersama kencur dan beri sedikit garam. 

sesudah  halus, tempelkan ke bagian yang benjol. 

 

Bisa juga diberi ramuan: bawang putih diparut dan diberi ramuan: bawang putih 

diparut dan diberi madu, sesudah  itu dioleskan ke bagian yang benjol. 

 

Keringat buntet 

Sesering mungkin dibedaki tepung kanji. 

 

Congekan 

Cuci bersih 3 lembar daun miana atau 7 lembar daun samiloto segar atau lengkuas 

merah muda, lalu tumbuk halus. Peras pakai kain bersih dan teteskan air 

perasannya ke telinga. Lakukan dua kali sehari, masing-masing 3 tetes. 

 

Panu 

Dua jari langkuas merah diparut dan diberi sedikit cuka, oles-oleskan pagi dan sore 

atau malam hari pada bagian tubuh yang berpanu ni . 

 

Koreng atau borok kepala 

Batang brotowali dipotong-potong sebanyak 5 jari. Rebus dengan sedikit air, 

oleskan pada bagian kepala. 

 

Bisa juga diberi ramuan: daun brotowali, parutan kunyit dan sedikit garam 

ditumbuk halus. Oleskan ke kepala. Boleh juga hanya dengan kunyit saja. 

 

Sakit gigi 

Bawang putih diparut, ditambah sedikit garam, lalu  sumpal ke gigi yang sakit 

karena berlubang. 

 

Digigit nyamuk 

Hilangkan bekas gigitannya dengan tanaman sambiloto yang diremas-remas dan 

dioleskan ke bagian bekas gigitan ni . Kalau tak ada sambiloto bisa dipakai  

minyak sereh. 

 

Asma 

Sepuluh siung bawang putih diparut, ditambah madu 1 gelas, lalu  dikukus. 

Berikan pada anak sebanyak 1 sendok teh, dua kali sehari. Bisa juga, 10 siung 

bawang putih diparut, 1 ons gula batu, direbus bersama 1 gelas air. 

 

Luka-luka berdarah 

Cuci bersih daun jambu biji atau daun bandotan, lalu  remas-remas. Tapelkan 

pada luka ni . Darah akan berhenti segera. 

 

Keracunan 

Minum air kelapa hijau muda 3 kali sehari 1/4 gelas. 

 

 Biduran atau kaligata 

Balurkan tubuh dengan minyak telon, minyak kayu putih atau minyak tawon. Untuk 

ramuan minum: 1 jari temulawak dipotong-potong, beri sedikit gula merah, dan 

garam direbus dengan 1 gelas air. Saring dan bila sudah dingin diminumkan 3 kali 

sehari 1/4 gelas. 

 

 

Segudang Khasiat Buah Rambutan 

Rambutan merupakan sebagian tumbuhan yang banyak manfaat. Seluruh belahan 

dari tumbuhan ini, mulai kulit, daun, biji, hingga akar, bisa berguna menjadi obat. 

Daya tawarnya pula menakjubkan. Demam, uban, disentri, sariawan, hingga 

kencing manis, mampu luntur melalui resep yang benar. 

Berbagai macam rambutan yang besar di Indonesia: Ropiah, simacan, sinyonya, 

lebakbulus, dan binjei. Buat menggandakan /pembiakan bisa diperbuat melalui biji, 

tempelan tunas, maupun dicangkok. 

Bagian tumbuhan yang berguna: Kulit buah, kulit kayu, daun, biji, dan akarnya. 

Uraian kegunaannya ialah sebagai berikut: 

Kulit buah: Buat menangani disentri, demam 

Kulit kayu: Buat menangani sariawan 

Daun: Buat menangani diare dan menggelapkan rambut 

Akar: Buat menangani demam 

Biji: Buat menangani kencing manis (diabetes melitus) 

Buat obat yang diminum, tak terdapat dosis rekomendasi. Amati sampel aplikasi. 

Buat penggunaan luar, giling daun hingga lumat, lalu  tambahkan sedikit air. 

Pakai air perasannya buat menggelapkan rambut yang ubanan. 

Sampel – sampel penggunaan: 

Disentri. Bilas kulit buah rambutan (10 buah), belah-belah secukupnya. Tambahkan 

3 gelas minum air bersih, lalu  rebus hingga airnya tersisa setengahnya. 

Sesudah ,dingin, saring & minum sehari 2 kali, tiap-tiap 3 perempat cangkir. 

Demam. Bilas kulit buah rambutan yang sudah dijemur (15 g). Tambahkan tiga 

gelas air bersih, lalu  rebus hingga bergolak kurang lebih 15 menit. Selepas 

dingin, saring dan minum 3 kali sehari, tiap-tiap sepertiga bagian. 

Menggelapkan rambut ubanan. Bilas daun rambutan seperlunya, lalu  

menumbuk hingga lumat. Tambahkan sedikit air sambil diaduk merata hingga jadi 

adukan serupa bubur. Peras dan saring memakai  sepotong kain. Pakai air 

yang terkumpul buat membasuh rambut kepala. Jalani tiap hari hingga kelihatan 

akhirnya. 

Kencing manis. Gongseng biji rambutan (lima biji), lalu  menggiling hingga 

jadi bubuk. Tuang air panas memakai  1 gelas air panas. Sesudah dingin, 

minum airnya semuanya. Jalani 1–2 kali dalam satu hari 

Sariawan. Bersihkan kulit kayu rambutan 3 ruas jari), lalu  rebus 

memakai  2 cangkir air bersih hingga tinggal 1 gelas. Pakai buat berkumur 

selagi hangat 

Manfaat Jeruk Nipis untuk menurunkan Kolesterol 

Jeruk nipis telah populer mempunyai beragam manfaat bagi kesehatan. 

Diantaranya yaitu di hubungannya bagi menyembuhkan kadar kolesterol atau kadar 

lemak dalam darah. 

Inilah tips-triknya: 

Seleksi jeruk nipis yang fresh lalu  bilas melalui bersihBagi jeruk nipis jadi 

empat belahan, lalu  potong kecil-kecilMasukkan potongan sebelumnya 

kedalam gelas. 

Potongan jeruk nipis sebelumnya ialah potongan yang komplit bersama kulit 

nyaTuang air panas sampai penuh, sesudahnya tutup rapatNanti sekitar 30 menit, 

lalu  minum hingga habisJalani dengan berkala, sehari 2 kali pagi dan 

malamBerasaskan eksperimen, kulit jeruk nipis mempunyai minyak yang 

berkhasiat bagi kesahatan. 

Disamping itu, jeruk nipis tak memicu nyeri di lambung. 

Obat Tradisional untuk Darah Tinggi 

Hipertensi ataupun darah tinggi berkaitan dekat dengan meningkatnya serangan 

jantung dan stroke. Asal muasal tekanan darah tinggi ini yaitu terdapat pembekuan 

dan penghambatan nadi. Pembuluh darah yang sakit jadi kecil, jadi jantung 

membutuhkan tekanan yang makin banyak agar memompa darah ke pembuluh 

darah. 

Sebagian obat natural yang manfaatnya bisa menurunkan malahan menyembuhkan 

penyakit darah tinggi ini yaitu : 

1. Daun Salam (Syzigium polyanthum) 

Manfaat : Mengurangi koesterol dan tekanan darah tinggi, mengurangi jumlah gula 

darah tinggi. 

2. Rumput Laut (Laminaria japonica) 

Manfaat : Membuat normal tekanan darah, menyembuhkan kolesterol tinggi, 

menghambat aterosklerosis. 

3. Ketimun 

Kegunaan: Jumlah mineral potassium yang banyak berkhasiat buat menurunkan 

tekanan darah yang tinggi, juga berkhasiat pula bagi menurunkan batu ginjal 

4. Blewah 

Manfaat: Sebanding dengan ketimun yang banyak dengan kandungan potassium, 

baik agar menurunkan tekanan darah tinggi dan pula baik bagi problem 

ginjal/kandung kemih 

Sebagian buah/tumbuhan yang memiliki kandungan sebanding dengan 

ketimun/blewah: Peach atau persik, strawberi, raspberi, daun turnip dan wheat 

grass. 

5. Mengkudu (Morinda citrifolia L.) 

Faedah : Menyembuhkan kolesterol tinggi, mengurangi tekanan darah tinggi, 

menyembuhkan kadar gula darah 

6. Temu Hitam (Curcuma aeruginosa Roxb.) 

Hasil : Membuat lancar persebaran dan mengalirkan gumpalan darah, 

menormalkan racun di badan. 

7. Bawang Putih 

Faedah: Menyembuhkan tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi, meleburkan 

aglutinasi darah 

8. Bawang Bombay 

Manfaat: Memiliki manfaat yang sebanding dengan bawang putih 

Obat Tradisional Menghaluskan  Muka Yang Kasar dan Berbintik-

Bintik Hitam 

Muka atau wajah yang bersih; halus dan segar yaitu  dambaan tiap orang, 

terutama mereka-mereka yang masih gadis atau perjaka. Hal ini tidaklah 

mengherankan, karena sudah merupakan sifat manusia yaitu Jngin tampil menarik 

dan dipuji orang lain. 

Pada halaman yang telah lalu sudah diterangkan bagaimana cara menghilangkan 

noda-noda hitam yang ada di wajah. Namun kalau Anda ingin mencoba resep yang 

lain, maka inilah obat nya : 

-Ambil ketimun yang masih segar, lalu cuci hingga bersih. 

-  lalu  parutlah timun tesebut dan peraslah untuk diambil airnya. 

- Gunakan air perasan ni  untuk mencuci muka atau wajah setiap hendak 

tjdur, baik siang maupun malam. Dan selesai tidur, cucilah wajah Anda ni  

dengan air hangat-hangat kuku. 

Dengan cara seperti disebutkan diatas, niscaya wajah Anda yang semula kasar dan 

berbintik-bintik hitam akan menjadi halus, ber¬sih, dan berseri-seri. 

Cara Yang Mudah dan Mujarab Untuk  Menyembuhkan Penyakit 

Lever 

Penyakit lever atau biasa disebut dengan penyakit kuning, yaitu  penyakit yang 

menyerang hati manusia. Orang menyebut penyakit ini dengan sebutan penyakit 

kuning mungkin karena diantara tanda-tandanya yaitu  bola mata yang tampak 

berwarna kuning dan tidak putih sebagai mana biasanya. 

Untuk menyembuhkan penyakit ini diperiukan waktu yang cukup lama, dan 

penderitanya dianjurkan untuk banyak beristirahat. Sehingga dengan demikian si 

penderita tidak dapat bekerja sebagai-mana biasanya, sedangkan pengobatannya 

membutuhkan biaya yang tidak sedikit. 

Karena itu apabila Anda termasuk orang yang berkantong tipis, maka obati saja 

dengan resep yang dapat Anda buat sendiri. Selain murah dan mudah, juga resep 

ini sudah terbukti kemajuannya. 

Caranya: 

-    Petiklah beberapa lembar daun sukun yang sudah tua, lalu cuci hingga bersih. 

-    sesudah  itu Anda rebus dengan air secukupnya sampai berwarna 

merah tua. 

-    Bila sudah dingin, minumlah airnya. Lakukan setiap hari 2 kali, yaitu tiap pagi 

dan sore dengan dosis sekali minum 1 gelas. 

Cobalah dan Anda akan merasakan hasilnya. 

Tubuh Segar dengan Buah Pala 

Buah pala telah populer ketika dahulu kala mempunyai beragam jenis faedah dan 

khasiat, mulai rempah-rempah masakan hingga dengan obat alami bagi beragam 

jenis penyakit. Buah pala dari Indonesia, teristimewa yang diproduksi dari pulau 

Banda Neira ialah buah pala dengan mutu terhebat di dunia. 

Inilah sebagian faedah buah pala bagi aktivitas manusia: 

Menjadi resep masakan: Buah pala yaitu  penyedap juga pengawet alami 

Bagi Kesehatan: 

Penyembuh sakit gigi 

Materi yang terdapat di minyak pala menunjang memunahkan bakteri di mulut 

yang membuat gigi bolong. Buat mengurangi rasa sakit di gigi/gusi, balurkan kira-

kira tetesan minyak pala ke gusi yang sakit sambil dipijat. 

Penyembuh sakit perut 

Senyawa natural yang terdapat di buah pala ini berfungsi menunjang fluensi 

saluran pencernaan, tak heran ketika dahulu pala telah di kenal bagi menangani 

problem diare, perut gembung dan gangguan pencernaan lainnya. 

Obat tidur 

Buat menangani problem tidur, tuangkan beberapa pala abu ke segelas susu panas 

kuku. 

Melenyapkan jerawat dan noda 

Tubuk buah pala hingga lembut lalu jadikan satu bersama susu whole milk , 

campur sampai berwujud pasta. Gunakan ke bagian muka yang mempunyai 

problem, biarkan kira-kira menit, lalu  bilas muka seperti biasa. 

Obat Tradisional Penurun Panas 

Untuk menurunkan panas anak sebenarnya banyak tanaman di sekitar lingkungan 

kita yang dapat dijadikan obat tradisional. Hal ini dimaksudkan jika persediaan obat 

penurun panas sudah habis, sementara anak mendadak panas tengah malam. Dan 

yang paling penting yaitu  dosis yang diberikan harus sesuai dengan dosis anak-

anak. Selamat mencoba. 

1. Kunyit (Curcuma longa) 

 

Memiliki kandungan minyak atsiri, curcumin, turmeron dan zingiberen yang dapat 

bermanfaat sebagai antibakteri, antioksidan, dan antiinflamasi (anti-peradangan).  

Caranya: Cuci bersih 10 gram umbi kunyit. Parut dan tambahkan 1/2 gelas air 

panas, aduk rata. sesudah  dingin, peras, ambil sarinya. Tambahkan dengan perasan 

1/2 buah jeruk nipis. Campur dengan 2 sdm madu bunga kapuk, aduk rata. Bagi 

menjadi 3 bagian campuran madu dan kunyit ini, lalu  berikan 3 kali sehari. 

 

2. Sambiloto (Andrographis paniculata) 

 

Memiliki kandungan andrografolid lactones (zat pahit), diterpene, glucosides dan 

flavonoid yang dapat menurunkan panas.  

Caranya: Rebus 10 gram daun sambiloto kering, 25 g umbi kunyit kering (2,5 ibu 

jari), dan 200 cc air. Rebus hingga mendidih dan airnya tinggal 100 cc, lalu  

saring. sesudah  hangat, tambahkan 100 cc madu bunga kapuk atau mahoni, aduk 

rata. Bagi menjadi 3 bagian, berikan 3 kali sehari. 

 

3. Temulawak (Curcuma xanthorhiza Roxb.) 

 

Temulawak memiliki zat aktif germacrene, xanthorrhizol, alpha betha curcumena, 

dan lain-lain. Temulawak sejak dahulu banyak dipakai  sebagai obat penurun 

panas, merangsang nafsu makan, mengobati sakit kuning, diare, mag, perut 

kembung dan pegal-pegal. 

Caranya : Cuci bersih 10 gram rimpang temulawak. Parut dan tambahkan 1/2 gelas 

air panas, aduk rata. sesudah  dingin, peras, ambil sarinya. Campur dengan 2 sdm 

madu bunga kapuk, aduk rata. Bagi menjadi 3 campuran madu dan temulawak, 

lalu  berikan 3 kali sehari. 

 

4. Bawang merah (Allium cepa L.) 

 

Bawang merah sering dipakai  sebagai bumbu dapur. Memiliki kandungan 

minyak atsiri, sikloaliin, metilaliin, kaemferol, kuersetin, dan floroglusin. 

Caranya: Kupas 5 butir bawang merah. Parut kasar dan tambahkan dengan minyak 

kelapa secukupnya, lalu balurkan ke ubun-ubun dan seluruh tubuh. 

 

6. Air kelapa muda 

 

Air kelapa muda banyak mengandung mineral, antara lain kalium. Pada saat panas, 

tubuh akan mengeluarkan banyak keringat untuk menurunkan suhu tubuh. Untuk 

menggantikan keringat yang keluar, perbanyaklah minum air kelapa. 

 

 

 

  

Obat tradisional yaitu  bahan atau ramuan yang berupa bahan tumbuhan,bahan 

hewan, bahan mineral, sediaan galenik atau campuran dari bahan-bahanini , yang 

secara tradisional telah dipakai  untuk pengobatan berdasarkanpengalaman. Obat 

tradisional dibuat atau diramu dari bahan tumbuh-tumbuhan,bahan hewan, sediaan 

sarian (galenik), atau campuran bahan-bahan ini . Obat tradisional secara turun-

temurun telah dipakai  untuk kesehatan berdasarkanpengalaman. Obat tradisional 

telah dipakai  oleh berbagai aspek warga mulai dari tingkat ekonomi atas sampai 

tingkat bawah, karena obat tradisionalmudah didapat, harganya yang cukup terjangkau 

dan berkhasiat untuk pengobatan, perawatan dan pencegahan penyakit (Dirjen POM, 

1994). 

Untuk meningkatkan mutu suatu obat tradisional, maka pembuatan obattradisional 

haruslah dilakukan dengan sebaik-baiknya mengikutkan pengawasanmenyeluruh yang 

bertujuan untuk menyediakan obat tradisional yang senantiasamemenuhi persyaratan 

yang berlaku. Keamanan dan mutu obat tradisionaltergantung dari bahan baku, 

bangunan, prosedur, dan pelaksanaan pembuatan,peralatan yang dipakai , 

pengemasan termasuk bahan serta personalia yangterlibat dalam pembuatan obat 

tradisional (Dirjen POM, 1994). 

Bahan-bahan ramuan obat tradisional seperti bahan tumbuh-tumbuhan,bahan hewan, 

sediaan sarian atau galenik yang memiliki fungsi, pengaruh serta khasiat sebagai obat, 

dalam pengertian umum kefarmasianbahan yang dipakai  sebagai simplisia. Simplisia 

yaitu  bahan alamiah yangdipergunakan sebagai obat yang belum mengalami 

pengolahan apapun juga dankecuali dinyatakan lain berupa bahan yang dikeringkan 

(Dirjen POM, 1999). 

Alat kesehatan meliputi barang, instrumen atau alat lain yang termasuk tiap 

komponen, bagian atau perlengkapannya yang diproduksi, dijual atau dimaksudkan 

untuk dipakai  dalam pemeliharaan dan perawatan, diagnosis, pemulihan, perbaikan, 

penyembuhan dan lain-lain (

A. Obat Herbal Terstandar (OHT) 

1. Definisi 

Obat Herbal Terstandar yaitu  obat tradisional yang disajikan dari ekstrak atau 

penyarian bahan alam yang dapat berupa tanaman obat, binatang, maupun mineral. 

Produk ini telah ditunjang dengan pembuktian ilmiah berupa penelitian-penelitian pre-

klinik (uji pada hewan) dengan mengikutistandar kandungan bahan berkhasiat, standar 

pembuatan ekstrak tanaman obat, standar pembuatan obat tradisional yang higienis, 

dan uji toksisitas akut maupun kronis. 

 

Logo OHT 

 

2. Ketentuan Obat Herbal Terstandar 

a) Obat Herbal Terstandar sebagaimana dimaksud dalam pasal 1 butir b harus 

mencantumkan logo dan tulisan “OBAT HERBAL TERSTANDAR” 

b)   Logo sebagaimana dimaksud pada Ayat (1) berupa “JARI – JARI DAUN (3 

PASANG) TERLETAK DALAM LINGKARAN”, dan ditempatkan pada 

bagian atas sebelah kiri dari wadah /pembungkus /brosur 

c)  Logo (jari – jari daun dalam lingkaran) sebagaimana dimaksud pada ayat (2) 

dicetak dengan warna hijau di atas dasar warna putih atau warna lain yang 

menyolok kontras dengan warna logo 

d) Tulisan “OBAT HERBAL TERSTANDAR” yang dimaksud pada Ayat (1) 

harus jelas dan mudah dibaca, dicetak dengan warna hitam diatas dasar warna 

putih atau warna lain yang menyolok kontras dengan tulisan “OBAT HERBAL 

TERSTANDAR” 

 

3. Kriteria Obat Herbal Terstandar 

a) Aman 

b) Klaim khasiat secara ilmiah, melalui uji pra-klinik 

c) Memenuhi persyaratan mutu yang berlaku 

d) Telah dilakukan standardisasi terhadap bahanbakuyang dipakai  dalam 

produk jadi. 

 

4. Keunggulam Produk Oht  

a) Telah melalui standardisasi bahan baku 

b) Telah melalui uji toksisitas akut dan toksisitas subkronis sehingga aman untuk 

dikonsumsi dalam jangka panjang 

c) Telah melalui uji manfaat / khasiat sehingga dapat dibuktikan kebenaran 

khasiatnya. 

d) Mendapatkan pengakuan dan sertiikat dari BPOM 

 

5.  Keuntungan Dan Kerugian Obat Herbal Terstandar 

a) Harganya terjangkau 

b) Efek samping relative kecil bahkan ada yang sama sekali tidak menimbulkan 

efek samping jika dipakai  secara tepat 

c) Reaksinya lambat 

d) Memperbaiki keseluruh system tubuh 

e) Efektif untuk penyakin kronis yang sesuai diatas dengan obat kimia 

 

6.  Mekanisme Obat Herbal Terstandar 

a) Obat kimia bekerja secara simptomatis 

b) Obat kimia hanya mampu memperbaiki beberapa system tubuh 

c) Obat herbal bekerja langsung pada sumbernya dengan memperbaiki 

keseluruhan system tubuh yakni dengan memperbaiki sel-sel jaringan, dan 

organ-organ tubuh yang rusak serta dengan meningkatkan system kekebalan 

tubuh untuk berperang melawan penyakit 

 

7. Contoh Produk Obat Herbal Terstandar 

 

LELAP (SOHO) 

 

 

a. KOMPOSISI 

Valerianae Radix 250 mg, Myristicae semen 115 mg, Eleuthroginseng Radix 100 

mg, polygalae Radix 135 mg. 

b. INDIKASI 

Membantu meringankan gangguan tidur dan meningkatkan kualitas tidur. 

c. DOSIS & ATURAN PAKAI 

Penggunaan obat 1-2 kaplet perhari, dikonsumsi setelah makan. 

d. EFEK SAMPING 

Sakit kepala, kegelisahan, penglihatan kabur, dosis besar menyebabkan bradikardi, 

aritmia, dan penurunan motilitas usus. 

e. KONTRAINDIKASI 

Hipersensitivitas, dan penderita gangguan hati. 

f. PERHATIAN 

Selama menggunakan obat ini jangan mengemudi atau mengoperasikan mesin. 

Hindari penggunaan bersama dengan alkohol atau bahan sedatif lain. Hindari 

penggunaan pada anak-anak dibawah 12 tahun, wanita hamil dan menyusui. 

g. PENYIMPANAN 

Simpan dibawah suhu 30˚C dan terlindung dari cahaya. 

h. KEMASAN 

Dus, 25 Strip @4 kaplet salut selaput 

i. KANDUNGAN 

a. Valerianae Radix 

Valerianae Radix yaitu  akar tanaman Valeriana officinalis L. (Valerian). 

Valerian merupakan tumbuhan terkenal, sudah lama dipakai  secara tradisional 

untuk menghilangkan gejala ringan stres mental dan untuk membantu tidur. 

Valerian yaitu  herbal medisinal untuk menghilangkan ketegangan saraf ringan 

dan gangguan tidur. Akar valerian pada dosis sekitar 20 gram (20.000 mg) 

menyebabkan gejala benigna yaitu fatigue, kram perut, penebalan dada, yang 

tampak pada 24 jam. Valerian tidak boleh dikonsumsi oleh anak-anak di bawah 

usia 12 tahun, atau yang alergi terhadap Valerian. Selama memakai Valerian, 

tidak disarankan mengkonsumsi obat sedatif lain.  

Komponen-komponen biokimia aktif yang terdapat dalam ekstrak valerian 

yaitu :  

Alkaloid  :  Actidine, catinine, isovaleramide, valerianine, dan valtrate  

Amino Acid : Gamma-aminobutyric acid (GABA), tyrosine, arginine dan  

 glutamine Valepotriates, esters non-glicoside, acevaltrate,   

 isovaltrate dan valtrate 

Volatile oil  : Seskuiterpen dan monoterpen (asam acetoxivalerenic dan  

    asam valerenic) 

Flavanone   : Hesperidin, 6-methylapigenin dan linarin.  

Khasiat  : Sedatif, Hipnotik, Spasmolitik, Karminatif, Hipotensif 

Komponen-komponen biokimia aktif lain yang terdapat dalam ekstrak valerian 

yaitu  Bornyl isovalerate sebagai komponen utama. Minyak atsiri (berkisar 0,2-

2,8%) mengandung Bornyl asetat dan Bornyl isovalerate 

b. Myristicae Semen 

Myristicae Semenyaitu  biji pala. Pala (Myristica fragan Haitt) merupakan 

rempah asli negara kita , tepatnya berasal dari Banda dan Maluku. Biji pala 

memiliki efek rasa ngantuk, kulit dan selaput lindir kering, gemetaran, hilang 

ingatan dan rasa berat di kepala. Jika takaran biji pala terlampau tinggi maka akan 

menimbulkan efek merangsang (hampir mendekati keracunan), karena biji pala 

menimbulkan efek membius dan menimbulkan rangsangan yang kuat pada urat-

saraf disusul oleh depresi dan tanda-tanda keracunan seperti sakit kepala, kejang, 

halusinasi, pusing kepala, runtuh, dan sebagainya. 

Asam miristat merupakan komponen utama dalam biji pala, yaitu sekitar 76,6 

% kandungan asam miristat dalam biji pala. Komponen lain dalam biji pala dan 

fuli terdiri dari minyak atsiri, minyak lemak, protein, selulosa, pentosan, pati, 

resin dan mineral-mineral. Minyak atsiri dengan komponen utama monoterpen 

hidrokarbon (61 - 88% seperti alpha pinene, beta pinene, sabinene), asam 

monoterpenes (5 - 15%), aromatik eter (2-18% seperti, elemicin, safrole). Biji 

pala juga mengandung minyak menguap (miristin, pinen, kamfen, dipenten, 

safrol, eugenol, iso eugenol dan alcohol), gliserida (asam oleat, borneol dan 

giraniol), protein, lemak, pati dan gula, vitamin A, B1 dan C.  

c. Eleuthroginseng Radix 

Akar ginseng (Eleuthroginseng Radix) berasal dari akar Eleutherococcus 

senticosus. Beberapa di antara khasiat ginseng yaitu  meningkatkan stamina, 

memperlambat proses penuaan, dan untuk kecantikan. Tak hanya itu ginseng juga 

mampu membasmi keluhan-keluhan badan seperti kekurangan tenaga, cepat 

lelah, dan rasa ngantuk.  

Kandungan kimia Eleutherococcus senticosus teridiri dari susunan utama 

senyawa kimia jenis saponin triterpenoid yang terdiri dari eleutheroside A-M, 

eleutheroside B (syringin), ciwujianoside A-E serta isofraxidine. Kandungan 

kimia ginseng yang lainnya telah diketahui yaitu  saponin dan glikosida. 

Glikosida pada akar ginseng dikenal sebagai ginsenosida. Selain itu, akar ginseng 

juga mengandungi 16 jenis ginsenosida seperti minyak asiri, panasena, resih, 

musilago, asam panax, fitosterol, hormon, vitamin B, kabohirat, dan selulosa. 

d. Polygalae Radix 

Akar Senega (Polygalae Radix) berasal dari akar tanaman Polygala senega L. 

Akar senega memiliki aktivitas farmakologi untuk mengobati asma, emfisema, 

bronkhitis, inflamasi pada tenggorokan, hidung, dan dada. Akar senega aman 

apabila dikonsumsi dalam jangka pendek.  

Komponen kimia utama penyusun senyawa akar senega yaitu  saponin 

triterpenoid, senegin, polygalic asam, sapogenin, sengins, asam fenolik, metil 

salisilat dan polygalitol. 

 

B. Fitofarmaka 

1. Defenisi 

Fitofarmaka yaitu  sediaan obat yang telah dibuktikan keamanan dan khasiatnya, bahan 

bakunya terdiri dari simplisia atau sediaan galenik yang telah memenuhi persyaratan yang 

berlaku yang telah dibuktikan keamanan dan khasiatnya secara ilmiah dengan uji 

praklinik dan uji klinik, bahan baku dan produk jadinya telah di standarisasi. 

Logo fitofarmaka: 

 

 

2. Prioritas pemilihan fitofarmaka 

   Bahan bakunya relatif mudah diperoleh.  

   Didasarkan pada pola penyakit di negara kita .  

   Perkiraan manfaatnya terhadap penyakit tertentu cukup besar. 

   Memiliki rasio resiko dan kegunaan yang menguntungkan penderita.  

   Merupakan satu-satunya alternatif pengobatan.  

3. Ramuan fitofarmaka 

Ramuan (komposisi) hendaknya terdiri dari 1 (satu) simplisia/ sediaan galenik. Bila hal 

ini  tidak mungkin, ramuan dapat terdiri dari beberapa simplisia,/sediaan galenik 

dengan syarat tidak melebihi 5 (lima) simplisia/sediaan galenik. Simplisia ini  

masing-masing sekurang-kurangnya telah diketahui khasiat dan keamanannya berdasar 

pengalaman.  

4. Standar bahan baku fitofarmaka 

Bahan baku harus memenuhi persyaratan yang tertera dalam Farmakope negara kita , 

Ekstra Farmakope negara kita  atau Materia Medika negara kita  Bila pada ketiga buku 

persyaratan ini  tidak tertera paparannya, boleh menggunakan ketentuan dalam buku 

persyaratan mutu negara lain atau pedoman lain. 

Penggunaan ketentuan atau persyaratan lain diluar Farmakope negara kita , Ekstra 

Farmakope negara kita  dan Material negara kita  harus mendapat persetuiuan pada waktu 

pendaftaran fitofarmaka. untuk menjamin keseragaman khasiat dan keamanan 

fitofarmaka harus diusahakan pengadaan bahan baku yang terjamin keseragaman 

komponen aktifnya. Untuk keperluan ini , bahan baku sebelum dipakai  harus 

dilakukan pengujian melalui analisis kualitatif dan kuantitatif.  Secara bertahap industri 

harus meningkatkan persyaratan tentang rentang kadar alkaloid total, kadar minyak atsiri 

dan lain sebagainya.  

5. Zat kimia berkasiat fitofarmaka 

Penggunaan zat kimia berkhasiat (tunggal murni) dalam fitofarmaka dilarang 

6. Bentuk sediaan 

untuk mendapatkan formulasi yang tepat, diperlukan suatu percobaan. Dari beberapa 

percobaan ini  dipilih formula yang memberikan keamanan, khasiat, mutu dan 

stabilitas yang paling tinggi.  

 

 

7. Standar Fitofarmaka 

Setiap fitofarmaka.harus dapat dijamin kebenaran komposisi, keseragaman komponen 

aktif dan keamanannya baik secara kualitatif maupun secara kuantitatif. Pada analisis 

terhadap ramuan, sebagai baku pembanding dipakai  zat utama atau zat identitas 

lainnya. Secara bertahap industri harus mempertajam perhatian terhadap galur fitokimia 

simplisia yang dipakai .  

8. Khasiat 

Pernyataan khasiat harus menggunakan istilah medik, seperti diuretik, spasmolitik, 

analgetik, antipiretik.  

9. Dukungan penelitian 

Fitofarmaka harus didukung oleh. Hasil pengujian, dengan protocol pengujian yang jelas 

dan dapat dipertanggung jawabkan. Pengujian meliputi toksisitas, uji efek, farmakologik, 

uji klinik, uji kualitas dan pengujian lain yang dipersyararkan.  

10. Contoh fitofarmaka negara kita  

Tensigard (Phapros) 

a. Deskripsi 

Tensigard merupakan salah satu fitofarmaka yang cukup terkenal mengatasi 

atau menurunkan tekanan darah (hipertensi). Komposisinya terdiri dari kumis 

kucing (Orthosiphon stamineusBenth.) dan seledri (Apium graveolens L.). Adapun 

deskripsi dari kedua tanaman ini yaitu : 

Seledri (Apium graveolens L.)  

 

Famili   : Umbelliferae  

Genus   : Apium  

Species   : Apium graveolens L.  

Nama Daerah 

Di Sunda terkenal dengan nama saladri dan dijawa terkenal dengan seledri. 

Morfologi Tanaman 

Batang:  

tidak berkayu, beralus, beruas , bercabang, tegak, hijau pucat  

Daun :  

tipis majemuk, daun muda melebar atau meluas dari dasar, hijau mengkilap, 

segmen dengan hijau pucat, tangkai disemua atau kebanyakan daun merupakan 

sarung. 

Bunga :  

putih kehijauan atau putih kekuningan ½ -3/4 mm panjangnya. Dan bunga 

putih kehijauan atau merah jambu pucat dengan ujung yang bengkok. Bunga 

betina majemuk yang jelas, tidak bertangkai atau bertangkai pendek, sering 

mempunyai daun berhadapan atau berbatasan dengan tirai bunga . 

Tirai bunga:  

tidak bertangkai atau dengan tangkai bunga lebih 2 cm panjangnya. 

Buah:  

panjangnya sekirae 3 mm, batang angular, berlekuk, sangat aromatic 

Akar: tebal 

Habitat Dan Penyebarannya 

Berasal dari eropa selatan, sekarang ada dimana –mana banyak ditanam orang 

untuk diambil daun, akar, dan buahnya 

Kandungan Kimia 

Seluruh herba seledri mengandung glikosida apiin (glikosida flavon), 

isoquersetin, dan umbelliferon. Juga mengandung mannite, inosite, aspargine, 

glutamine, choline, linamarose, pro vitamin A , vitamin C dan B. kandungan 

asam –asam dalam minyak atisiri pada biji antara lain : asam –asam resin, asam 

–asam lemak terutama palmitat, oleat, linoleat, dan petroselinat. Senyawa 

kumarin lain ditemukan dalam biji yaitu bergapten, seselin, isomperatorin, 

ostheno, dan isopimpineline. Seledri diketahui mengandung senyawa aktif 

yang dapat menurunkan tekanan darah yaitu ''apigenin'' (yang berfungsi 

sebagai calcium antagonist) dan manitol yang berfungsi seperti diuretik. 

 

Gambar 2. Struktur Apigenin 

Kegunaan Dan Khasiat 

Secara tradisional tanaman seledri dipakai  sebagai pemacu enzim 

pencernaan atau sebagai penambah nafsu makan, peluruh seni dan penurun 

tekanan darah. Disamping itu digunkan pula untuk memperlancar keluarnya 

air  seni untuk mengurangi rasa sakit pada rematik dan gout, juga dipakai  

sebagai sayur dan lalap untuk penyedap masakan. 

 Kumis Kucing (Orthosiphon stamineus Benth.) 

Nama Daerah 

Kumis kucing dikenal juga dengan nama Kumis Kucing, ,Remujung, Misai 

Kucing (Malaysia), Yaa Nuat Maeo (Thailand). 

Familia  : Lamiaceae  

Genus  : Orthosiphon 

Spesies  : Orthosiphon stamineus Benth. 

 

Morfologi Tanaman 

Kumis kucing termasuk terna tegak, pada bagian bawah berakar di bagian 

buku- bukunya dan tingginya mencapai 2 meter. Batang bersegi empat agak 

beralur. 

Habitat Dan Penyebaran 

Cina - Fujian, Guangxi, Hainan, Yunnan, Asia Timur : Taiwan, Indo-cina, 

Kamboja, Laos, myanmar, Filipina, Australia. 

Kandungan Kimia 

Daunnya mengandung kadar kalium (boorsma) yang cukup tinggi dan  

glikosida orthosiphonin yang berkhasiat untuk melarutkan asam urat, fosfat 

dan oksalat dari tubuh. Terutama dari kandung kemih, empedu dan ginjal., 

rematik, tekanan darah tinggi, kencing manis, kencing batu serta infeksi 

kandung kencing. 7,39,49-tri-O- methylluteolin, eupatorin, sinensetin, 5- 

hydroxyl 6,7,39,49-tetramethoxyflavone, salvigenin, ladenein, vomifoliol, 

aurantiamide acetate, rosmarinic acid, cafeeic acid, oleanolic acid. 

Kegunaan Dan Khasiat 

Kumis kucing bermanfaat untuk menanggulangi berbagai penyakit , misalnya 

penyakit batu ginjal, melancarkan pengeluaran urin, mengobati kantung 

kemih, reumatik, dan menurunkan kadar glukosa darah. Selain bersifat diuretik 

kumis kucing dipakai  sebagai antibakteri. Daun kumis kucing baik basah 

maupun kering dipakai  sebagai bahan obat –obatan. Dinegara kita  yang 

kering dipakai sebagai obat untuk obat rematik, diuretik, batuk encok, 

menurunkan kadar gula darah dan untuk penyakit syphilis. 

b. Komposisi 

Komposisi tiap kapsul berisi: 

Ekstrak Apii herba…………………..92mg 

Ekstrak Orthosiphon folium……..28mg 

c. Indikasi 

Menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolic, obat ini gabungan dari komposisi 

daun kumis kucing dan daun seledri, disini yang berperan sebagai agen penurun 

tekanan darah tinggi yaitu  extrak daun seledri, sedangkan untuk daun kumis kucing 

(Orthosiphon Folium) lebih ke infeksi ginjal, saluran kemih, dll. 

d. Dosis 

Dosis terapi  : 3 x sehari 1 kapsul  

Dosis pemeliharaan : 2 x sehari 1 kapsul 

e. Kontraindikasi 

Hipersensitif 

f. Standarisasi dan Persaratan Mutu Simplisia 

Dalam rangka pengembangan obat tradisional negara kita  menjadi obat herbal 

terstandar dan fitofarmaka, standarisasi dan persyaratan mutu simplisia obat 

tradisional merupakan hal yang perlu diperhatikan. Simplisia merupakan bahan baku 

yang berasal dari tanaman yang belum mengalami pengolahan, kecuali pengeringan. 

Standarisasi simplisia dibutuhkan karena kandungan kimia tanaman obat sangat 

bervariasi tergantung banyak faktor seperti telah dikemukakan sebelumnya. 

Standarisasi simplisia diperlukan untuk mendapatkan efek yang dapat diulang 

(reproducible). Kandungan kimia yang dapat dipakai  sebagai standar yaitu  

kandungan kimia yang berkhasiat, atau kandungan kimia yang hanya sebagai petanda 

(marker), atau yang memiliki sidik jari (fingerprint) pada kromatogram. Untuk 

mendapatkan simplisia dengan mutu standar diperlukan pembudidayaan dalam 

kondisi standar. Dewasa ini industri obat tradisional disarankan dan didorong untuk 

melakukan budidaya dan mengembangkan sendiri tanaman sumber simplisianya 

sehingga diharapkan diperoleh simplisia dengan mutu standar yang relative homogen. 

Standarisasi tidak saja diperlukan pada simplisia, tetapi juga pada metode pembuatan 

sediaan termasuk pelarut yang dipakai  dan standardisasi sediaan jadinya Untuk 

pengembangan obat tradisional menjadi obat herbal terstandardisasi dan fitofarmaka, 

simplisia harus memenuhi persaratan mutu agar dapat menimbulkan efek dan aman. 

Persaratan mutu simplisia sejumlah tanaman tertera dalam buku Farmakope negara kita , 

Ekstra Farmakope negara kita , atau Materia Medika negara kita . Materia Medika 

negara kita  yang dikeluarkan oleh Direktorat Pengawasan Obat Tradisional memuat 

persaratan baku mutu simplisia yang banyak dipakai oleh perusahaan obat tradisional. 

Pemeliharaan mutu harus diupayakan dari hulu ke hilir mulai dari budidaya, 

pemanenan dan pengolahan pasca panen, pembuatan bahan baku, sampai ke 

pembuatan sediaan dan sediaannya. Parameter standar mutu simplisia antara lain 

mencakup kadar abu, kadar zat terekstraksi air, kadar zat terekstraksi etanol, bahan 

organik asing, cemaran mikroba termasuk bakteri patogen, cemaran jamur/kapang, 

cemaran aflatoksin, cemaran residu pestisida, cemaran logam berat, kadar air, kadar 

zat aktif/zat identitas. Parameter standar mutu ekstrak selain hal di atas juga mencakup 

konsistensi ekstrak, sedangkan parameter untuk sediaan termasuk diantaranya waktu 

hancur, kadar bahan tambahan (pengawet, pewarna, pemanis, bahan kimia obat), 

kadar etanol, dan stabilitas. 

 

C. JAMU 

1. Definisi 

Jamu merupakan obat tradisional karena berasal dari bahan-bahan alami yang 

berkhasiat khusus untuk penyakit tertentu tergantung dari bahan alami atau tumbuhan 

yang dipakai . Kebutuhan warga  akan jamu sangat tinggi, sehingga 

kebanyakan industri jamu ingin memberikan kualitas produk yang terbaik. 

 

2. Manfaat dan Bahaya Jamu 

Jamu memiliki berbagai macam manfaat yang sangat menguntungkan kesehatan 

tubuh. Adapun manfaat dari jamu antara lain : 

a. Menjaga kebugaran tubuh  

b. Menjaga kecantikan 

c. Mencegah penyakit 

d. Mengobati penyakit 

Jamu dapat dikatakan berbahaya bagi kesehatan yang besifat akumulatif. Hal ini 

dapat terjadi disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu : 

a. Mengonsumsi jamu secara terus menerus tanpa mengetahui batas konsumsinya 

b. dipakai  dalam jumlah yang berlebihan/dosis terlebih 

c. Salah mengonsumsi jamu atau mengonsumsi jamu palsu (bercampur dengan obat 

sintetik) 

Kebanyakan jamu yang memiliki khasiat yang spontan dapat menimbulkan dampak 

berbahaya bagi kesehatan diri. Hal ini terjadi karena sebagian besar jamu yang 

beredar diwarga  belum teruji khasiat dan keamanannya. Dalam suatu jenis 

bahan makanan termasuk bahan obat tradisional sebagian besar mengandung dua 

macam zat. Di satu sisi bahan ini  mengandung racun dan tidak semua bahan 

yang terdapat di alam dapat langsung kita konsumsi, sehingga bahaya yang 

ditimbulkan oleh jamu sangat memungkinkan dan jamu-jamu yang dicampur 

dengan obat-obatan. 

3. Kelebihan dan Kekurangan Jamu 

Jamu memiliki kelebihan dibandingkan obat-obatan kimia. Adapun beberapa 

kelebihan jamu  diantaranya yaitu  : 

a. Harga relatif murah; 

b. Terjangkau dari seluruh warga ; 

c. Tanaman-tanaman yang dapat diolah untuk jamu ini  tersedia di alam kita; 

d. Kandungan kimia di dalam jamu formulasinya lebih ringan dibandingkan obat 

sintetis; 

e. Dapat dikonsumsi sehari-hari karena kandungannya mengandung bahan kimia 

alami 

Jamu juga memiliki kekurangan selain kelebihan di atas diantaranya, yaitu : 

a. Efek yang dirasakan tidak dapat secara spontan; 

b. Belum ada standarisasi yang baku terhadap jamu dalam segi keamanan terhadap 

produk jamu; 

c. Penelitian tentang jamu yang belum banyak dilakukan maka dosis tepat suatu 

sediaan jamu belum dapat dipastikan dengan jelas 

4. Contoh Jamu Di negara kita  

GARSIA 

 

a. Deskripsi  

Kulit  manggis dikenal sebagai ratu dari segala buah karena mengandung 

senyawa xanthone yang dapat mencegah dari berbagai macam penyakit. 

Xanthone mampu menjadi pelindung sel pada proses oksidasi, penuaan, atau 

perusakan oleh radikal bebas. Sifat antioksidannya melebihi vitamin E dan 

vitamin C. Oleh karena itu manggis dijuluki Queen of fruits alias Ratu segala 

buah. 

b. Indikasi 

Menurunkan penyakit gula darah, tekanan darah, penyakit jantung, kanker, 

pereda nyeri pada otot, menstabilkan baik untuk penuaan dini dan lain-lain. 

 

c. Komposisi 

Ekstrak kulit manggis  420 mg 

Gula Sukrosa    450 mg 

 

d. Kandungan 

Dalam 400 mg ekstrak 

Serat  0,01716  mg 

Vitamin B1 0,0002    mg 

Vitamin A 0, 01592 mcg 

Vitamin C 0,0034    mg 

Vitamin E 0,00224  mg 

Vitamin B6 0,00012  mg 

e. Aturan Pakai 

Minumlah 2 kapsul untuk 3xsehari, selanjutnya minumlah 1 kapsul untuk 

3xsehari. 

f. `Isi 

60 kapsul @400 mg 

g. Manfaat 

  Menjadi obat pencegah kanker 

  Menyembuhkan asam urat 

  Menurunkan kadar gula darah ke tingkatan normal 

  Menurunkan tensi darah yang tinggi 

  Menjaga vitalitas kulit serta menuntaskan jerawat 

  Menuntaskan tubuh gampang letih 

  Menghindarkan terjadinya serangan jantung dan stroke 

  Pensuplai antioksidan bagi tubuh. 

 

D. ALAT-ALAT KESEHATAN 

Alat kesehatan dan fungsinya sebagaimana termaktub dalam Keputusan Menteri 

Kesehatan Republik negara kita  Nomor 118/MENKES/SK/IV/2014 menyebutkan ada 

banyak sekali alat medis yang diharuskan ada di rumah sakit. 

Alat kesehatan yaitu  Instrumet, apparatus, mesin, implant yang tidak mengandung 

obat yang berfungsi untuk mencegah dan mendiagnosa penyakit, menyembuhkan dan 

merawat orang sakit, memulihkan kesehatan pada manusia dan untuk membentuk struktur 

dan memperbaiki fungsi jaringan tubuh. 

 

Contoh Alat Kesehatan: 

a. Arm Sling 

 

 

Untuk anda yang pernah mengalami patah tulang bagian lengan 

atau terkilir atau juga sakit tertentu biasanya dalam proses penyembuhan 

ditopang dengan menggunakan arm sling. Alat ini umumnya terbuat dari 

bahan kain yang halus dengan desain dan ukuran yang bisa ditentukan. 

Fungsi utama arm sling yaitu untuk menyanggah lengan agar tidak terporsir 

dan mengurangi beban. 

b.  Celana Khitan 

 

 

Yang dimaksud dengan celana khitan yaitu sebuah celana yang 

didesain khusus untuk dipakai  pasca khitan. Manfaat dan fungsi celana 

ini yaitu  untuk melindungi luka khitan agar tidak terkena kain celana saat 

beraktifitas. Celana ini didesain sedemikian rupa dengan dilengkapi 

pelindung pada bagian depan untuk pengamanan. 

c.  Hernia Aid (Celana Hernia) 

 

 

Hampir sama dengan celana khitan, namun desain dan model celana 

hernia tidak sama. Celana ini didesain untuk penderita hernia untuk terapi 

dan mempertahankan posisinya agar tidak kembali turun. Celana ini terbuat 

dari bahan kain dan ada juga yang dilengkapi dengan beberpa jenis bahan 

lain untuk penyembuhan. 

d.  Alat Kompres Air Hangat 

 

 

Alat kesehatan dan fungsinya memang ada banyak sekali, terutama 

untuk non elektromedik. Seperti yang satu ini, kompress air hangat dengan 

bahan karet yang warna warni tentu pernah anda lihat, bahkan sebagian dari 

anda mungkin memilikinya. Alat ini berfungsi untuk memberikan terapi 

kehangatan di bagian tubuh yang sakit. 

e.  Ice Bag (Kompres Dingin) 

 

 

Selain ada kompres panas ternyata ada juga kompres dengan es. Alat 

ini seringkali dipakai  di dunia olah raga terutama sepak bola. Ketika ada 

kontak fisik yang menyebabkan memar pada bagian tertentu maka 

dipakai  alat ini untuk mengompressnya. 

f.  Lampu Operasi 

 

 

Ada yang ketinggalan pada saat kita membahas alat kesehatan 

elektromedik, yaitu satu alat yang sangat penting di ruang operasi. Lampu 

Operasi, merupakan alat kesehatan elektromedik yang menggunakan 

energi listrik cukup besar. Apalagi untuk lampu dengan kapasitas yang 

besar serta pencahayaan yang tinggi. 

g.  Kertas Lakmus / Litmus Paper 

 

 

Memang alat ini tidak bisa langsung kita kategorikan ke dalam alat 

medis, namun alat ini sangat berkaitan ndengan kesehatan yaitu ketika 

menganalisa PH cairan ketuban misalnya. Oleh sebab itu kertas lakmus 

juga dapat kiga masukkan ke dalam kategori alat kesehatan untuk uji 

diagnostic. 

h.  Automated Blood Grouping Analyzer 

 

Mungkin hampir tidak ada orang yang mengenal alat ini selain petugas 

medis.Alat ini cukup langka dan anda tidak bisa menemukan alat ini 

disetiap rumah sakit.Fungsi alat ini yaitu untuk melakukan pengujian 

pengolahan darah seperti ABO dan Rh, serta fenotip sel darah. 

 

A. LELAP SOHO 

 

  Diketahui standarisasi dari simplisia pada produkobat herbal terstandar (OHT) 

Lelap SOHO ini sudah terstandarisasi yang telah melewati uji aktivitas 

praklinis, uji toksisitas akut, kadar senyawa aktif, uji pemurnian dengan 

parameter mutu simplisia, serta bahan yang telah terstandarisasi. 

  Senyawa marker dan senyawa identitas dari masing-masing komposisi yang 

berada di dalam produk obat herbal terstandar (OHT) Lelap SOHOpada 

Valeriana officinalis L yaitu  Bornyl isovaleratedan padaMyristica fragan 

Haitt yaitu myristicin serta safrole. 

  Kegunaan dari produk obat herbal terstandar (OHT) Lelap SOHO 

yaitu   Meningkatkan kualitas tidur, Membuat tidur lebih pulas. 

B. TENSIGARD (PHAPROS) 

 

  Tensigard merupakan salah satu fitofarmaka yang cukup terkenal mengatasi atau 

menurunkan tekanan darah (hipertensi). Komposisinya terdiri dari kumis kucing 

(Orthosiphon stamineusBenth.) dan seledri (Apium graveolens L.). 

  Daunnya mengandung kadar kalium (boorsma) yang cukup tinggi dan  glikosida 

orthosiphonin yang berkhasiat untuk melarutkan asam urat, fosfat dan oksalat 

dari tubuh. Terutama dari kandung kemih, empedu dan ginjal., rematik, tekanan 

darah tinggi, kencing manis, kencing batu serta infeksi kandung kencing. 

 

 

C. GARCIA 

  Garcia merupakan salah satu jamu yang mengandung ekstrak kulit manggis. 

  Menurunkan penyakit gula darah, tekanan darah, penyakit jantung, kanker, 

pereda nyeri pada otot, menstabilkan baik untuk penuaan dini dan lain-lain.